Breaking News:

Empat Hari Banjir di Jember, Lebih dari 3.000 KK Terdampak

3.986 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Jember terdampak banjir selama empat hari terakhir, mulai 11-14 Januari 2021.

SURYA/Sri Wahyunik
Balai Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo Jember dikepung banjir, Kamis (14/1/2021) 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - 3.986 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Jember terdampak banjir selama empat hari terakhir, mulai 11-14 Januari 2021.

Demikian data kebencanaan yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Kamis (14/1/2021).

Lebih dari 3.000 KK terdampak banjir itu tersebar di 12 desa di lima kecamatan. Kecamatan yang diterjang banjir selama empat hari ini adalah Bangsalsari, Tanggul, Gumukmas, Puger, dan Tempurejo.

Rinciannya, banjir di Kecamatan Bangsalsari terjadi di Desa Bangsalsari, terdampak pada 68 KK dan tiga pondok pesantren.

Kemudian dua desa terdampak banjir di Kecamatan Tanggul, yakni Desa Tanggul Kulon dan Manggisan yang berdampak terhadap 86 KK.

Baca juga: Dua Hari Digempur Gelombang Demo Warga Korban Banjir, Dinas Terkait Baru Bergerak 

Baca juga: 5 Kecamatan di Jember 2 Hari Direndam Banjir, Akses Penghubung Desa dan Pemukiman Warga Terdampak 

Kemudian ada tiga desa di Kecamatan Gumukmas yang terdampak pada 229 KK.

Sementara banjir di Kecamatan Puger menimpa tiga desa yang terdampak pada 1.283 KK dan satu Ponpes.

Sedangkan di Kecamatan Tempurejo ada tiga desa yang terdampak yakni Desa Andongrejo, Curahnongko, dan Wonoasri. Banjir di tiga desa ini terdampak pada 2.320 KK.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Jember Heru Widagdo, menjelaskan, pihaknya membagi personel ke seluruh lokasi banjir.

"Selain personel BPBD, juga ada relawan di masing-masing wilayah. Juga ada relawan dari komunitas, juga tentunya dari TNI dan POlri di masing-masing wilayah juga membantu," tegas Heru.

Hal yang dilakukan terkait banjir yang melanda, BPBD Jember melakukan pendataan dan pengamatan (assessment), kemudian melakukan penanganan darurat, dilanjutkan dengan evakuasi kelompok rentan, dan distribusi logistik.

"Kami terus siaga, karena hujan diprediksi masih melanda Kabupaten Jember," pungkas Heru.

Penulis : Sri Wahyunik

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved