Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Bupati Ponorogo Ipong Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi

Kasus Covid-19 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur masih terus bertambah. Per Kamis (14/1/2021) terdapat 31 tambahan kasus Covid-19 baru.

TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
RSUD Dr Harjono Ponorogo siapkan vaksinasi Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kasus Covid-19 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur masih terus bertambah.

Per Kamis (14/1/2021) terdapat 31 tambahan kasus Covid-19 baru.

Mayoritas dari tambahan pasien baru ini merupakan pasien dengan gejala ringan hingga berat.

"Tambahan paling banyak dari Kecamatan Babadan sebanyak 7 orang dan Kecamatan Ponorogo 5 orang," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Jumat (15/1/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Ipong juga menyampaikan tambahan 3 kasus meninggal dunia di Bumi Reog.

"Ketiga pasien berjenis kelamin perempuan masing-masing dari Kecamatan Pulung, Sampung, dan Slahung," jelasnya kepada TribunJatim.com.

"Kabar baiknya, terdapat 28 kasus sembuh dan pasien tersebut telah menyelesaikan isolasi," lanjut Ipong kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Mantan Kades di Gurah Kediri ini Manfaatkan Tumpukan Bambu Jadi Produk Bernilai Jual Tinggi

Baca juga: Ada Gempa! Jerit Lantang Warga Lari Keluar Rumah, Gempa Majene Hancurkan Kantor Gubernur: 7 Detik

Baca juga: Tunggu Amih Kata Istri Pramugara Okky Bisma, Foto Suami Dipeluk, Ayah Doa Putranya Mati Syahid

Dengan tambahan tersebut jumlah kumulatif Covid-19 di Ponorogo adalah 1498 kasus.

Dari jumlah tersebut pasien yang telah dinyatakan sembuh sejumlah 1.184 orang, lalu yang meninggal dunia 73 orang.

Sedangkan kasus aktif atau yang masih menjalani isolasi sejumlah 241 pasien.

Lebih lanjut, Ipong menjelaskan Badan POM telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA).

Lalu Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 11 Januari 2021 juga telah menerbitkan Fatwa MUI No. 02 Tahun 2021 tentang Produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac Life Science Co Ltd China serta PT Biofarma yang menetapkan bahwa produk vaksin tersebut hukumnya suci dan halal.

"Kita tidak perlu ragu lagi untuk melakukan vaksinasi COVID-19 karena selain sudah dijamin keamanan dan keampuhannya oleh para ahli melalui EUA dari Badan POM, juga sudah dinyatakan halal melalui Fatwa dari MUI tersebut," jelas Ipong.

Sembari mensukseskan vaksinasi, Ipong juga mengajak masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 3M (Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin).

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved