Breaking News:

KPK Masih Berada di Kota Batu, Lakukan Penggeledahan Rumah Dinas Wali Kota

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berada di Kota Batu untuk melakukan penggeledahan rumah dinas wali Kota Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Rumah dinas Wali Kota Batu Eddy Rumpoko tampak sepi pada Sabtu (16/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum beranjak dari Kota Batu hingga Kamis (14/1/2021).

Informasi terbaru yang disampaikan oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, komisi antirasuah tersebut masih mencari sejumlah data di Kota Batu.

Namun kali ini tidak lagi di komplek perkantoran dinas Balai Kota Among Tani Kota Batu.

Dalam pesan pendeknya, Ali Fikri menjelaskan, KPK baru saja mencari data di rumah dinas wali kota dan salah satu rumah mantan staf pribadi ketika Eddy Rumpoko menjabat sebagai Wali Kota Batu.

“Tim Penyidik KPK kembali melaksanakan kegiatan penggeledahan di 2 lokasi di Kota Batu yaitu rumah dinas wali Kota Batu dan salah satu rumah staf pribadi mantan wali Kota Batu. Perkembangan akan diinfokan lebih lanjut,” ujar Ali Fikri, Kamis (14/1/2021).

Sehari sebelumnya, KPK juga mendatangi Toko Nusantara di Kota Batu. Belum diketahui pasti apa yang sedang dicari KPK di toko itu.

Baca juga: Jalan Menuju Jembatan Srigonco Rusak, Bupati Malang Serukan Perbaikan: Target Mei 2021 Sudah Mulus

Baca juga: Dewan Sebut Taman Hutan Kota Batu Perlu Tanaman Toga, Bisa Jadi Daya Tarik Kedua Setelah Alun-alun

Ali Fikri tidak menjelaskan lebih detail keterkaitan pencarian data di Toko Nusantara. Informasi di lapangan, penggeledahan Toko Nusantara masih ada kaitannya dengan kasus gratifikasi di Pemkot Batu pada periode 2011-2017.

Menanggapi sejumlah langkah KPK di Kota Batu selama dua pekan belakangan ini, Malang Corruption Watch (MCW) angkat bicara.

Anggota Divisi Advokasi Unit Monitoring Hukum dan Peradilan MCW, Raymond Tobing membeberkan masih ada kasus korupsi lainnya yang harus diusut tuntas di Kota Batu. Kasus korupsi itu masih erat kaitannya dengan pengusutan kasus yang didalami oleh KPK.

Baca juga: Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kota Malang Bakal Dimulai Februari 2021, Dilakukan di 76 Fasyankes

Baca juga: DPUPRPKP Kota Malang Meminta Maaf Atas Jalan Berlubang di Jalan Gajayana yang Timbulkan Kemacetan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved