Breaking News:

Maksimalkan Kinerja, OPD Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Nganjuk Bakal Dipisah

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk bakal dipecah.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Achmad Amru Muiz
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk, Cuk Widiyanto. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk bakal dipecah.

Hal itu selain memenuhi Undang-undang juga untuk memaksimalkan kinerja OPD dan pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk, Cuk Widiyanto mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan perintah dari BAPPEDA Kabupaten Nganjuk untuk membuat Rancangan Awal (RANWAL) Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2022 menjadi dua bagian.

"Termasuk berbagai penyesuaian dari dua perangkat daerah yang konsekuensinya pada anggaran dan jumlah pegawai yang juga dilakukan pembagian," kata Cuk Widiyanto, Jumat (15/1/2021).

Untuk Anggaran yang sudah ada di Disnaker Kabupaten Nganjuk, dikatakan Cuk Widiyanto, akan dibagi menjadi dua. Hanya saja pembagian anggaran tersebut belum memenuhi kelengkapan SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kerja).

Baca juga: Zona Merah Covid-19, Tempat Umum di Nganjuk Kembali Menjadi Target Operasi Yustisi Disiplin Prokes

Baca juga: Zona Merah, Bupati Nganjuk Instruksikan Seluruh Sekolah Lakukan Kegiatan Belajar Secara Daring

Untuk itu, pihaknya akan meminta alokasi anggaran kembali dalam rangka pemisahan Disnaker menjadi dua OPD Kabupaten Nganjuk.

"Dan saat ini untuk Ranwal Renja dua OPD tersebut akan kita koordinasikan dan konsultasikan dengan BAPPEDA Kabupaten Nganjuk," tandas Cuk Widiyanto.

Nantinya, ditambahkan Cuk Widiyanto, dengan adanya pemisahan satu OPD menjadi dua OPD tersebut akan memudahkan Dinas Tenaga Kerja dan Usaha Mikro dalam melaksanakan tugas dan fungsinya kedepan sehingga lebih maksimal.

Dalam pemisahan menjadi dua OPD, diakui Cuk Widiyanto, dipastikan akan ada segi positif dan negatifnya.

Tapi yang pasti untuk Koperas dan Usaha Mikro nantinya akan berkarya lebih besar lagi sesuai dengan tri cita bhakti Pemkab Nganjuk ke tiga tentang kemandirian ekonomi yang salah satunya bisa dicapai melalui usaha-usaha UMKM.

"Sedangkan untuk Dinas Tenaga Kerja yang menangani tentang ketenagkerjaan lebih maksimal sesuai dengan tri cita bhakti ke dua Pemkab Nganjuk yakni SDM unggul dengan kemampuan skill dan soft skill untuk kualitas tenaga kerja yang kompeten, terlebih untuk mendukung kawasan Industri Nganjuk (KING)," tutur Cuk Widiyanto. (SURYA/Achmad Amru Muiz) 

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved