Breaking News:

Maling Motor dan Jambret di Gresik Beraksi Saat PPKM, Lihat Nasibnya Kini

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Gresik dimanfaatkan para pelaku kejahatan jalanan. Maling motor dan jambret beraksi di jalanan

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar Adi Sagita
Istimewa
Ilustrasi curanmor di Gresik 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Gresik dimanfaatkan para pelaku kejahatan jalanan. Maling motor dan jambret beraksi di jalanan Kota Pudak.

Dwi Ari Pangarso (30) asal Kecamatan Taman, Sidoarjo bersama istrinya menjadi korban jambret saat melintasi tepat didepan kawasan Gelora Joko Samudro (Gejos) Jalan Veteran, Kebomas sekitar pukul 23.00 Kamis lalu (14/1/2021) kemarin. Dua buah smartphone dan uang tunai Rp 3 juta miliknya pun raib dijambret.

Baca juga: Penanganan Banjir Jember di Tengah Belum Cairnya Gaji dan Uang Lelah Pegawai Serta Macetnya Anggaran

"Dibuntuti dari belakang ada dua orang pria mengendarai motor Honda GL-Max. Tas istri saya langsung dirampas dan mereka tidak terkejar," ucap Ari, Jumat (15/1/2021).

Pihaknya juga sudah melaporkan peristiwa ini ke SPKT Polres Gresik. Selain jambret, warga Gresik juga dibayangi maling motor. Mereka beraksi malam hari.

Sepeda motor Honda Vario L 3983 ET milik Abror hilang di Jalan Kapten Dulasim, Gresik Kota. Pintu pagar sudah terkunci, tapi pelaku berhasil membawa kabur sepeda motornya.

Citra Dewi (15) harus merelakan sepeda motornya Honda Beat S 6389 KP amblas saat berbelanja dikawasan Jalan Raya Duduksampeyan perbatasan dengan Lamongan sekitar pukul 19.00 Wib.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga belum bisa berbicara banyak. Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak segan-segan melapor ke aparat kepolisian.

"Kami mohon waktu. Proses penyelidikan terus berjalan," pungkasnya. (wil)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved