Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Pasca 7 Hari Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air, Kerabat Keluarga Korban Asal Kediri Gelar Doa Bersama

Kerabat keluarga korban pesawat Sriwijaya Air asal Pare melakukan doa bersama di Patung Ringinbudho Sabtu (16/1/2021)

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Farid Mukarrom
Keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Kediri 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI- Kerabat keluarga korban pesawat Sriwijaya Air asal Pare melakukan doa bersama di Patung Ringinbudho Sabtu (16/1/2021).

Mereka tergabung dalam komunitas Gus Durian dan alumni SMP 2 Pare dan SMA 1 Pare. Komunitas Gus Durian ini mendoakan pasca 7 hari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Selain itu komunitas ini juga mendoakan korban bencana gempa bumi, musibah banjir dan tanah longsor.

Baca juga: Kisah Sukses Yuenitha Rachmi, Berawal dari Hobi Kini Buka Jasa Makeup

Devi Yunita Santi Koordinator kegiatan doa bersama menuturkan bahwa acara ini sebagai bentuk keprihatinan dan belasungkawa atas Rahmania bersama keluarga.
"Acara ini diikuti oleh beberapa lintas agama seperti Islam, Kristen, Konghucu, dan Hindu," tuturnya.

Devi mengatakan bahwa ia terakhir Komunikasi dengan Rahmania sekitar 1 Minggu terakhir atau sesaat sebelum pesawat ini jatuh.

"Rahmania orangnya ceriah, baik hati dan punya kepedulian sosial tinggi. Kita terakhir komunikasi sesaat sebelum ke Pontianak rencananya mau ada kegiatan bakti sosial khitanan massal," ucapnya.

Bagi Devi bahwa sosok Rahmania terkenal sangat peduli dengan kaum marginal.
"Bu Rahmania selalu menanyakan mengenai kebutuhan orang kecil di daerahnya Pare," tuturnya.

Ia berharap bahwa aksi yang dijalankan secara spontanitas ini sebagai dedikasi tinggi untuk Rahmania Ekananda yang sangat baik.

"Meskipun Rahmania istri seorang perwira TNI punya kepedulian tinggi kepada daerah asalnya Pare Kabupaten Kediri," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved