Breaking News:

Pengakuan Saksi Mata Dugaan Penganiayaan Oleh Kabid di Pemkab Sumenep

Dugaan penganiayaan oleh oknum PNS yang menjabat Kabid dilingkungan Pemkab Sumenep, Madura kian berbuntut panjang

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
Ilustrasi penganiayaan di Sumenep Madura 

Saksi mata ini mengaku tidak mengenal, siapa lelaki yang keluar dari dalam mobil itu, menurutnya hanya satu orang saja yang keluar dan setelah itu pergi ke arah selatan.

Dikonfirmasi korban bernama Alwi Bil Faqih, mengaku sudahmelaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Sumenep.

Sesuai tanda bukti laporan polisi nomor TBL-B /11/Res. 1.6/2021/ Reskrim/SPKT Polres Sumenep tertanggal 13 Januari 2021.

Terlapor bernama Subiyakto, alamat di Jalan Aquarius Perumahan Satelit Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep.

Isi dalam tanda bukti LP tersebut, tentang perkara tindak pidana penganiayaan sebagai mana yang dimaksud dalam pasal 351 KUHP Pidana.

"Saya berharap kasus ini diusut sampai tuntas, dan pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai Undang - Undangan yang berlaku," kata korban, Alwi Bil Faqih saat dikonfirmasi pada hari Jumat (15/1/2021).

Terpisah, saat dikonfirmasi oleh TribunJatim.com, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep, Subiyakto mengakui kejadian tersebut. Namun, dirinya mengelak melakukan pembacokan terhadap korban.

"Tidak melakukan pembacokan, tapi saat naik mobil ada pengendara main HP nyerempet mobil (mobil yang dinaikinya)," kata Subiyakto.

Begitu tahu menyerempet mobil yang dinaikinya, Subiyakto mengaku sepontan keluar dari mobil untuk menghajar dengan tangannya.

"Misal dilaporkan dengan pembacokan tidak apa - apa, silahkan dibuktikan saja. Saya banyak saksinya, karena saya tidak sendirian di mobil," ngakunya

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved