Breaking News:

Sekolah Daring Bikin Anak Kecanduan Gawai? Psikiater RSU dr Koesnadi Bondowoso: Orangtua Perlu Awasi

Pembelajaran jarak jauh bisa memicu anak kecanduan gawai? Begini penjelasan psikiater RSU dr Koesnadi Bondowoso, dr Dewi Prisca Sembiring Sp.KJ.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Hefty Suud
tablet-news.com
Ilustrasi anak kecanduan gadget 

Perilaku yang terlihat di antaranya tugas-tugas mereka terbengkalai, tak bisa membendung emosi, dan antisosial.

"Kami bisa mediagnosa ketika ada perubahan perilaku. Kalau sudah ada perubahan perilaku harus segera dibawa ke psikiater agar mendapat penanganan," jelasnya.

Ia melanjutkan, bila masalah kecanduan gawai tak lekas ditangani akan mengalami dampak buruk lebih parah, bahkan ke arah kriminal.

Mereka menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan dan memenuhi kesenangannya.

"Contohnya, mereka mencuri uang orang tua untuk membeli pulsa dan berbohong. perilaku buruk ini bisa terbawa hingga dewasa kelak kalau tak ada penanganan," urainya.

Dewi memberikan tips kepada orang tua agar anak tak kecanduan gawai pada musim belajar daring.

Para orang tua perlu mengontrol dan mengawasi penggunaan gawai.

"Sebaiknya, orang tua mendampingi anaknya saat anak menggunakan gawai. Penggunaan gawai dibatasi waktunya dan diganti dengan aktivitas positif lain (batas waktu diterapkan di luar jam belajar online). Itu juga untuk menjalin kedekatan antara orangtua dan anak," paparnya.

Tambahnya, "Bagi orang tua yang bekerja, selalu jalin komunikasi dengan sang buah hati di waktu senggang."

Berikut panduan batas waktu penggunaan gadget pada anak rekomendasi American Academy of Pediatrics.

1. usia <18 bulan, yang terbaik adalah tidak mengenalkan gadget pada usia tersebut, kecuali sedang video call dengan ayah/ibunya/keluarga lainnya.

2. usia 18 bulan-2 tahun, batasi penggunaan gadget, hindari penggunaan gadget secara solo (artinya butuh pendampingan). Pilih program yang mendidik dan kualitas yang baik, dampingi anak2 dengan tujuan membuat anak2 paham apa yang mereka lihat.

3. Usia 2-5 tahun, batasi penggunaan gadget 1 jam sehari. Orang tua harus memperhatikan sebaik mungkin untuk memastikan pemahaman dan pengaplikasian terhadap dunia mereka.

4. Usia >6tahun, menempatkan batasan yang konsisten pada waktu yang dihabiskan dan jenis media. Jangan sampai gadget mengganggu jam tidur, dan kegiatan anak yang lainnya.

Penulis: Danendra Kusuma

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved