Breaking News:

Cemburu Ada Cinta Lain, Pria di Pasuruan Nekat Melukai Istri Sirinya

Pria berusia 46 tahun ini adalah buronan kasus dugaan penganiayaan terhadap istri sirinya, Cucik Aini (33) warga Nganjuk yang tinggal di Desa Gunting

TribunJatim.com/ Galih Lintartika
Pelaku penganiayaan istri siri di Pasuruan 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN- Samporno hanya bisa pasrah mendekam di sel tahanan Polsek Sukorejo

Ia tidak bisa berkilah dan harus mempertanggung jawabkan perbuatan yang dilakukan dua tahun silam.

Pria berusia 46 tahun ini adalah buronan kasus dugaan penganiayaan terhadap istri sirinya, Cucik Aini (33) warga Nganjuk yang tinggal di Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan.

Baca juga: Pengendara Motor di Magetan Tewas, Motornya Tabrak Jazz

Dua tahun lalu, Samporno menganiaya Cucik dengan senjata tajam (sajam), jenis sabit dan membuat korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

"Saya cemburu, dia (Cucik Aini) dekat dengan pria lain. Saya sudah capek - capek kerja, berusaha mencukupi nafkahnya, tapi ternyata di rumah ada pria lain. Saya dikhianati," kata Samporno, Minggu (17/1/2021).

Dia mengatakan, dari situ, ia pun mulai kecewa dengan perempuan yang dikenalnya saat bekerja di bengkel. Ia mulai uring - uringan dengan istri siri yang dinikahinya selama dua tahun.

"Puncaknya, saya dibohongi karena dia (istri siri) mengakui pria itu sebagai pak de. Saya jujur kecewa dan tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya, saya spontan pukul dia, sebagai pelampiasan kemarahan saya," jelas dia.

Ia mengaku kecewa setelah melihat perempuan yang dicintainya ini jatuh tersungkur dan terluka. Ia tidak tahu harus berbuat apa, dan terpaksa meninggalkan dan melarikan diri dari tempatnya.

"Saya melarikan diri ke Karangploso selama enam bulan. Setelah itu saya pulang, pindah tempat kerja," ujar Samporno mengakui perbuatannya.

Kapolsek Sukorejo AKP Akhmad Shukiyanto menjelaskan, motif penganiayaan tersangka terhadap istri sirinya ini karena cemburu. Tersangka tidak terima karena korban menduakan cintanya.

"Karena cemburu. Tersangka datang ke tempat korban, cek - cok sebentar dan langsung melukai korbannya. Setelah itu dia melarikan diri, dua tahun menjadi buronan, akhirnya kemarin berhasil kami amankan," kata dia.

Menurut Kapolsek, tersangka diamankan di tempat kerjanya yang baru di wilayah Purwosari. Selain itu, pihaknya juga berhasil mengamankan sajam yang digunakan tersangka melukai istrinya.

"Tersangka kami kenakan dengan pasal 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," pungkas dia. (lih)
 

--

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved