Breaking News:

Melanggar PPKM, Satu Kafe Di Bukirsari Malang Disegel Petugas

Forkopimda Kota Malang gelar operasi gabungan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Sabtu (16/1/2021) malam

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Petugas mendatangi sebuah kafe yang ada di Malang 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Forkopimda Kota Malang gelar operasi gabungan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Sabtu (16/1/2021) malam.

Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Malang, Sutiaji didampingi Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona.

Bergerak dari Balaikota Malang pada pukul 20.00 WIB, Forkopimda Kota Malang berkeliling menyasar ke para pelaku usaha yang masih tetap membuka tempat usahanya diatas pukul 20.00 WIB.

 

Baca juga: Angka Kekeringan di Ponorogo Menurun, Cuaca dan Pembangunan Sumur Dalam Jadi Faktor Utama

Seperti diketahui, aturan PPKM yang telah diatur lebih lanjut di SE Walikota Malang No 1 Tahun 2021. Tertulis bahwa pelaku usaha seperti kafe, restoran dan mal harus tutup pada pukul 20.00 WIB.

Saat melaksanakan patroli dan operasi di Jalan Raya Bukirsari, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Forkopimda Kota Malang menemukan satu kafe yang masih beroperasional pada pukul 23.00 WIB.

Kafe yang bernama Hegemoni Kopi tersebut berusaha mengelabui Forkopimda Kota Malang. Dengan cara menutup rapat pagar kafe dan mematikan lampu kafe, seakan sudah menutup tempat usahanya.

Namun Forkopimda Kota Malang tidak mudah percaya begitu saja. Dan saat didatangi, ternyata didalamnya ditemukan puluhan anak muda sedang asyik nongkrong tanpa menghiraukan protokol kesehatan.

Walikota Malang, Sutiaji merasa geram dan kecewa dengan pengelola kafe, melakukan pembiaran atas kejadian tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah berubah. Tapi di sisi lain, masih banyak kejadian seakan - akan kita kucing - kucingan. Seperti saya lihat disini (kafe Hegemoni Kopi), tidak pakai protokol Covid 19 untuk tempat duduknya. Lalu yang kedua, bukanya hingga pukul 23.00 WIB. Ketiga, kami seperti ditipu, dimana lampu dimatikan semuanya dan pagarnya ditutup," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved