Breaking News:

Peresmian Proyek Pasar Legi Ponorogo Tunggu Intruksi Kementerian PUPR

Mimpi masyarakat Ponorogo, Jawa Timur untuk mempunyai pasar berstandar nasional segera terwujud.

(Surya/Fatimatuz Zahroh)
Cagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyapa masyarakat di Pasar Legi Songgolangit Ponorogo,Jawa Timur Minggu (11/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Mimpi masyarakat di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur untuk mempunyai pasar berstandar nasional segera terwujud.

Pasalnya progres proyek Pasar Legi Ponorogo sudah lebih dari 95 persen.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Ponorogo, Addin Andhanawarih menjelaskan proyek tersebut bisa rampung pada akhir bulan Januari 2021 ini.

"Pembangunannya memang sedang dikebut. Tinggal perapian dan pemasangan aksesoris saja," ucap Addin, Minggu (17/1/2021).

Addin juga memastikan instalasi listrik dan air di Pasar Legi juga sudah rampung.

"Eskalator sudah berfungsi, listrik, air tidak masalah," lanjutnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Fakta di Balik 23 Orang Tewas Pasca Suntik Vaksin Covid-19, Indonesia Perlu Tahu, Hal Penting: Jujur

Baca juga: Tonton Ulang Adegan Al Cium Kening Andin Ikatan Cinta, Trending Twitter, Ini Link Live Streamingnya

Baca juga: Berawal dari Ketinggalan Bawaan di Ruang Tunggu, Tas Isi Ponsel dan Uang Rp 3,5 Juta di Malang Raib

Lebih lanjut, nantinya peresmian pasar yang dibangun menggunakan APBN sebesar Rp 133 miliar tersebut menjadi wewenang pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR. 

"Kami sudah bersurat ke kementerian. Nanti yang menentukan kapan dan siapa yang meresmikan adalah kewenangan kementerian," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Addin menjelaskan nantinya Pasar Legi Ponorogo akan dibagi menjadi 5 zonasi.

Lantai dasar akan digunakan untuk barang basah mulai dari sayur mayur, hasil pertanian, ikan, hingga daging.

Sedangkan lantai dua akan ditempati pedagang merancang lalu lantai tiga untuk pedagang sembako dan lantai empat untuk kuliner, dan pedagang tekstil.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved