Breaking News:

Rias Manten Khas Kabupaten Pasuruan Kembali Digaungkan, Dewan Siap 'Bantu Sekuat Tenaga'

Dewan minta terus mensosialisasikan rias manten khas Kabupaten Pasuruan. Anggota Fraksi Golkar DPRD Sugiarto siap bantu sekuat tenaga.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Hefty Suud
SURYA/GALIH LINTARTIKA
KOMPAK : Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiarto bersama perias Kabupaten Pasuruan dalam acara ujian lokal dan penutupan program rias manten di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Tata Rias Pengantin Gendhis. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiarto mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus mensosialisasikan rias manten khas Kabupaten Pasuruan.

Hal itu disampaikannya usai hadir dalam acara ujian lokal dan penutupan program rias manten di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Tata Rias Pengantin Gendhis, Kecamatan Purwodadi, Minggu (17/1/2021) siang.

"Ternyata Kabupaten Pasuruan sudah memiliki rias manten yang khas dan sudah diakui secara nasional. Tapi, gaungnya belum terdengar. Makanya, perlu disosialisasikan dan dikampanyekan secara massal," kata dia.

Baca juga: Terbang Bareng, Ajakan Pramugari ke Teman Sehari sebelum SJ 182 Jatuh, Kini Bertemu di Pemakaman

Baca juga: Total 82 Orang Meninggal Terpapar Covid-19, Pemkot Kediri Dorong Gerakan Donor Plasma Konvalesen

Dirinya mendorong Dinas Pendidikan sebagai leading sektor untuk terus mensosialisasikan terkait rias manten khas Kabupaten Pasuruan.

Ini adalah salah satu upaya untuk melestarikan budaya dan ciri khas Pasuruan.

"Saya akan bantu sekuat tenaga untuk bisa ikut mengkampanyekan potensi Kabupaten Pasuruan. Kalau bisa, rias manten Kabupaten Pasuruan berkembang dan dijadikan di setiap acara pernikahan di Pasuruan," urainya.

Di sisi lain, Sugiarto juga mengaku sudah berbincang dengan beberapa perias dan pelaku usaha mantenan, dan mereka sepakat rias manten khas Kabupaten Pasuruan harus diangkat dan dijaga.

Baca juga: Syahrini Ditertawakan Ibu Mertua, Momen Makan Malam di Jepang Berubah, Incess Heran: Langsung Gigit

Baca juga: Gisel Masih Bisa Cari Uang Imbas Video Syur, Sumber Dikuak Pakar, Kejiwaan Disoroti: Harus Diperiksa

"Jangan sampai rias manten khas Kabupaten Pasuruan dilupakan dan akhirnya perlahan tenggelam. Ini harus kembali digelorakan dan digaungkan, agar masyarakat juga tahu bahwa Kabupaten Pasuruan juga punya khas rias," papar dia.

Selama ini, rias manten khas Kabupaten Pasuruan kalah dengan rias manten dari daerah lain, seperti solo, jogja, sunda dan beberapa daerah lainnya.

"Kalau ini bisa diangkat, Pasuruan bisa lebih dikenal," sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved