Breaking News:

Sebagai Persiapan, KPU Batu Dapat Anggaran Rp 7 M

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batu menyepakati anggaran Rp 7 M untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batu sebagai persiapan Pemilihan Umum (Pemilu

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
SURYA/SANY EKA PUTRI
Pembahasan DPT HP 2 oleh KPU Batu, Bawaslu Batu, di River Stone Hotel, Kamis (6/12)/2018. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batu menyepakati anggaran Rp 7 M untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batu sebagai persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) meskipun, kepastian pemilihan belum ditetapkan.

Pasalnya, Pemilihan umum di Kota Batu bisa dilaksanakan pada 2022 atau 2024.

Sekadar informasi, normalisasi Pilkada bakal dilaksanakan pada 2022. Semula, ada wacana untuk meniadakan pelaksanaan pilkada di tahun 2022 dan diganti pada tahun 2024, yakni pemilihan serentak bersama dengan Pilpres.

Melalui APBD 2021, usulan penganggaran Pilkada disetujui oleh DPRD Kota Batu sebanyak Rp 7 M. Anggota DPRD Kota Batu, Didik Machmud mengatakan anggaran yang disepakati tersebut sebagai persiapan awal jika sewaktu-waktu Pilkada memang digelar 2022.

"Nanti kalau ada pemberitaan resmi Pemilu digelar pada 2022, maka anggaran itu akan ditambahkan melalui PAK. Pokoknya siaga terlebih dulu,” kata Didik, Minggu (17/1/2021).

Sebelum mengajukan anggaran, KPU Kota Batu mengkalkulasi kebutuhan anggaran pelaksanaan pilkada di masa pandemi Covid-19. Dari perhitungan rencana kebutuhan biaya (RKB) ditemukan angka Rp 30,5 miliar. Naiknya angka itu karena keperluan tambahan APD termasuk honor untuk petugas ad hoc.

Ketua KPU Kota Batu, Mardiono mengatakan, besaran tersebut diperoleh dari pencocokan dengan daerah yang memiliki daftar pemilih tetap (DPT) yang sama.

Baca juga: Ini Sejatinya Terduga Pelaku Pembakaran di Ponpes Al Furqon Laren Lamongan, Ini Motifnya

Baca juga: MIRIS Rumah Kontrakan Korban Sriwijaya Air Dibobol Maling, Jebol Plafon, Sepeda Anak-Tabung Gas Raib

Baca juga: Gisel Masih Bisa Cari Uang Imbas Video Syur, Sumber Dikuak Pakar, Kejiwaan Disoroti: Harus Diperiksa

“Pada 2017 lalu anggarannya Rp 12.7 M naik jadi Rp 30.5 M. Komponennya perhitungan honor petugas ad hoc dan APD,” kata Mardiono kepada TribunJatim.com.

KPU Batu memahami disetujuinya anggaran Rp 7 miliar karena masih belum ada kejelasan apakah pemungutan suara digelar pada 2022 nanti atau 2024. Jikalaupun Pemilu dilaksanakan pada 2022, maka akan ada tambahan anggaran pada perubahan anggaran keuangan (PAK) 2021.

"Kami selaku penyelenggara pemilu harus siap sekalipun itu isu. Tahun ini dikasih Rp 7 miliar, kalau benar digelar pada 2022 maka ada tambahan melalui PAK,” terang dia.

Masa jabatan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko akan berakhir pada 2022, namun pemilihan serentak dijadwalkan pada 2024. Belum ada kepastian dari KPU RI kapan pelaksanaan Pilkada Batu. (Benni Indo/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved