Breaking News:

Universitas Airlangga Kirim 18 Dokter dan Kapal Rumah Sakit Terapung ke Sulawesi Barat

Universitas Airlangga mengirimkan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) untuk membantu penanganan dampak gempa. 

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Pipin Tri Anjani
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Universitas Airlangga mengirimkan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) untuk membantu penanganan dampak gempa. 

Selanjutnya, Tim AJU I berkoordinasi dengan Rumah Sakit Dr Soetomo dan Rumah Sakit Unair.

“Tim AJU I mempersiapkan kebutuhan medis, logistik, dan bantuan lain selama dua minggu. Di tengah pandemi Covid-19, tim bekerja sama dengan rumah sakit lapangan untuk memeriksa perawat terlebih dahulu,"urainya.

Kemudian, tim membawa peralatan safety lebih dari seribu pemeriksaan SWAB antigen, Alat Pelindung Diri (APD) Hazmat, peralatan laboratorium, masker N95, dan handsanitizer. 

Termasuk membawa lima tenda besar ukuran 4 x 8 meter yang dikhususkan untuk memisahkan pasien yang aman dan sebagai tempat istirahat tim. 

Selain itu, tim membawa bantuan logistik makanan, pakaian, dan buku untuk anak-anak di sana.

“Tak hanya membawa tenaga profesional, tim juga berharap mendapatkan dukungan maupun bantuan semua pihak. Termasuk fakultas di Unair, pasalnya   mahasiswa perikanan dan kesehatan masyarakat dibutuhkan sebagai trauma healingnya masyarakat pesisir,” harapnya. (SURYA/Sulvi Sofiana)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved