Breaking News:

Gojek Sebut Peran J3K Sukses Buat Pengguna Merasa Aman dan Nyaman di Tengah Pandemi Covid-19

Gojek sebut peran J3K sukses membuat para pengguna merasa aman dan nyaman meski memakai layanan di tengah pandemi Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
Inovasi J3K yang dihadirkan Gojek saat pandemi Covid-19 terbukti sukses membuat konsumen tetap memilihnya sebagai layanan transportasi andalan, karena dirasa aman dan nyaman, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Adanya J3K (jaga kebersihan, kesehatan, dan keamanan) yang diluncurkan di tahun 2020 lalu di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona), disebut Gojek, berperan efektif membuat konsumen tetap merasa aman dan nyaman.

Chief Transport Officer Gojek Group, Raditya Wibowo mengatakan, melalui inisiatif J3K, selama tahun 2020, Gojek telah mengerahkan lebih dari 4 juta masker, 1,3 juta liter hand sanitizer, 394 ribu sekat pelindung, serta 220 ribu liter cairan disinfektan demi menjaga kesehatan, kebersihan, serta keamanan para pengguna dan mitra driver.

"Inisiatif J3K ini pun mendapatkan sambutan baik dari para mitra driver, ditunjukkan oleh kesadaran dan komitmen mereka yang tinggi untuk menjalankan protokol kesehatan," ujar Raditya Wibowo, Senin (18/1/2021).

Raditya Wibowo menjelaskan, berdasarkan data internal Gojek, terdapat sebanyak lebih dari 50 ribu kunjungan mitra driver setiap harinya ke Posko Aman J3K untuk mengukur suhu tubuh dan melakukan disinfeksi kendaraan.

Terdapat juga temuan bahwa para mitra driver Gojek memilih untuk menolak lebih dari 700.000 order yang dilakukan oleh customer yang tidak memakai masker.

Baca juga: TMI Apresiasi Keseriusan Gojek Hadapi Pandemi: Sukses Aman dan Nyaman Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Baca juga: Alumnus Unair Sukses Bikin Bisnis Startup dalam Bidang Medis, Diklaim Mampu Deteksi Dini Penyakit

Beberapa temuan data itulah yang kemudian menjadi indikator positif dan memunculkan optimisme bahwa inisiatif J3K dapat terus diterima dan berlanjut dengan baik.

Bahkan, lanjut Raditya, rasa nyaman dan aman yang Gojek ciptakan melalui rangkaian inovasinya, seperti melalui J3K, telah terbukti memberikan ketenangan kepada para penggunanya.

Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) tahun 2020 yang menyebutkan bahwa 88 persen pengguna menilai layanan GoRide dan GoCar sebagai layanan yang lebih aman, higienis, dan nyaman, jika dibandingkan dengan layanan atau produk serupa.

"Adapun untuk apresiasi dan rasa puas pengguna Gojek antara lain ditunjukkan lewat fitur pemberian tip, yang mana terdapat lebih dari Rp 40 miliar tip telah diberikan untuk mitra driver Gojek dari pengguna selama 2020," tandasnya.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Layani Masyarakat Melalui KOPI DARING

Baca juga: Icip-icip Kaldu Kokot Kuliner Khas Sumenep, Kuahnya Gurih Berpadu Rebusan Kacang Hijau

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved