Breaking News:

Era Kejayaan Apel Batu Berada di Ujung Tanduk

Kota Batu diidentikan dengan buah apel. Banyak pohon apel tumbuh subur di kawasan Kecamatan Bumiaji yang memiliki ketinggian 950 meter

Benni Indo/Surya
Petani apel Usman Hudi menunjukan apel produksinya yang diserang hama mata ayam sehingga tidak layak jual. 

Abdul Muhammad Rahim, petani apel lainnya yang berasal dari Kecamatan Bumiaji juga mengalami hal serupa. Buah apel yang ia tanam di lahan seluas 2 Ha tidak lagi secemerlang seperti satu dekade lalu.

“Kondisi saya sudah menggulung sekarang, biasanya dapat 20 ton, sekarang dapat 2 ton hingga 3 ton. Sudah sejak tiga tahunan ini seperti itu,” paparnya.

Ia juga telah merencanakan jalan lain ketika sudah tidak lagi menanam apel. Abdul telah memulai menanam jeruk di tempatnya. Mau tidak mau, ia harus melakukan itu agar keberlangsungan hidupnya tetap terjaga.

“Ya bertahan dulu dan mau banting setir ganti tanam jeruk. Saya sudah sejak kecil bertani apel tapi kondisi saat ini sulit. Saya mengalami kerugian terus,” ujarnya.

Abdul tidak menjelaskan detail berapa kerugian yang ia alami. Asal untung ¼ saja, baginya sudah bagus. Sebuah keuntungan yang sejatinya masih belum tergolong kecil.

“Untung ¼ saja sudah bagus. Masih belum ada intervensi dari pemerintah hingga saat ini terkait kondisi seperti ini,” jelasnya. (Benni Indo/Tribunjatim.com)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved