Breaking News:

Pedagang Meninggal Setelah Kena Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test di Halaman Pasar Bendo Trenggalek

Ada sekitar 10 petugas dari Puskesmas Pogalan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). Mereka memeriksa satu demi satu pedagang pasar

TribunJatim.com/ Aflahul Abidin
Rapid Test di halaman Pasar Bendo Trenggalek 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Seorang pedagang Pasar Bendo, Kecamatan Pogalan meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.

Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar rapid test antibody di halaman pasar, Selasa (19/1/2021).

Ada sekitar 10 petugas dari Puskesmas Pogalan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). Mereka memeriksa satu demi satu pedagang pasar.

Baca juga: Tetangga Korban Sempat Rasakan Getaran Tanah di Rumah Roland Sumarno saat Akan Menolong

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek Agoes Setiono menjelaskan, ada seratusan pedagang di pasar tersebut yang mestinya menjalani rapid test.

Namun, yang ikut hanya sekitar 54 orang.

"Banyak yang lapaknya tutup. Mungkin mereka mengantisipasi karena ada yang positif sehingga mereka tidak jualan. Atau jualan sebentar terus tutup. Mungkin juga karena takut di-rapid," kata Agoes.

Hasil rapid test antibody menunjukkan, lima orang reaktif. Mereka yang reaktif akan diperiksa lebih lanjut untuk menjalani swab test.

Agoes mengaku, masih akan mendiskusikan dengan pihak-pihak terkait tentang sedikitnya pedagang yang ikut dalam rapid test.

Pemerintah, lanjut dia, juga belum memutuskan untuk menutup pasar setelah satu pedagangnya terpapar virus corona.

"Sementara masih dibuka. Apakah nanti akan kami tutup, menunggu perkembangan dari Pak Bupati dan Forkopimda," tutur Agoes.

Nantinya, pemeriksaan rapid test serupa juga akan digelar di pasar-pasar lain. Sebelum Pasar Bendo, rapid test antibody juga dilaksanakan di Pasar Basah Trenggalek.

Ia mengatakan, temuan kasus Covid-19 di pasar tradisional baru ada di Pasar Bendo. Ia berharap, tak ada kasus baru di pasar-pasar lain.

"Mudah-mudahan hanya di sini saja. Agar pasar tetap buka, perdagangan dan perekonomian tetap berjalan," ungkap dia. (fla)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved