Breaking News:

Upah Petani Menanam Bibit Mangrove di Gresik Diduga Dipotong, Petani Mengadu ke Polisi 

Petani Penanam bibit mangrove  di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, akhirnya mengadukan dugaan pemotongan upah menanam mangrove

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Sugiyono
Petani mangrove Gresik lapor ke polisi 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Petani penanam bibit mangrove di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, akhirnya mengadukan dugaan pemotongan upah menanam mangrove ke Polsek Ujungpangkah

Sebab, diduga ada unsur korupsi dari proyek tersebut, Senin (18/1/2021). 

Fahrur Rozi, warga Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, mengatakan, pengaduan tersebut dilakukan petani penanam mangrove ke Polsek Ujungpangkah karena selama mediasi di Balai Desa beberapa kali tidak membuahkan hasil. 

"Petani sudah bosen dengan mediasi di balai desa, sebab tidak membuahkan hasil. Hanya janji dan janji dari pemerintah desa," kata Fahrur Rozi. 

Baca juga: Warga Renovasi Lantai Rumah Setinggi 70cm Antisipasi Banjir Susulan di Bekucuk 

Dari pengaduan ke polsek tersebut, para petani diminta melengkapi berkas asal usul pembayaran petani ke rekening bank. 

"Kita diminta mencari data asal usul dari mana pembayaran upah via bank tersebut. Kita diminta mencari keterangan di Balai Besar Wilayah Bengawan Solo (BPWS)," imbuhnya. 

Diketahui, diduga ada pemotongan upah petani mangrove yang seharusnya Rp 100.000 perhari selama 70 hari. Tapi, hanya diberikan Rp 200.000 sampai Rp 2 Juta kepada beberapa petani. Bahkan, ada juga yang diduga petani fiktif. 

Dari upah tersebut, ternyata ada pembayaran via bank yang nominalnya sebesar Rp 3 Juta sampai Rp 7 Juta. Namun, dalam buku tabungan tersebut tersisa Rp 100. 

Dari dugaan pemotongan tersebut, pihak desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah akan kembali memediasi  pada Selasa (19/1/2021) dengan pengurus Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas).  (ugy/Sugiyono). 
 

--

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved