Breaking News:

Disparpora Mojokerto Dorong Pemilik Usaha di Sektor Pariwisata Miliki Sertifikat CHSE Kemenparekraf

Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mojokerto mendorong pemilik usaha disektor pariwisata agar segera memilik sertifikasi CHSE.

SURYA/Mohammad Romadoni
Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo. 

Reporter: Mohammad Romadoni I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto mendorong pemilik usaha di sektor pariwisata agar segera memilik sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety, dan Environment).

Sertifikasi CHSE tersebut adalah program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang diperuntukkan bagi pemilik usaha dibidang pariwisata yaitu destinasi wisata, hotel atau penginapan dan restoran maupun rumah makan.

Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo mengatakan pemilik usaha disektor wisata khususnya di Kabupaten Mojokokerto dapat mengakses pendaftaran sertifikasi CHSE dari Kemenparekraf secara online dan tanpa dipungut biaya alias gratis.

Apalagi, setiap destinasi wisata maupun hotel dan restoran direkomendasikan mempunyai CHSE karena sebagai pedoman customer atau wisatawan terkait kepastian kebersihan, kesehatan, jaminan keamanan dan kelestarian lingkungan.

“Apalagi, destinasi wisata, hotel maupun penginapan dan restoran di destinasi wisata perlu memiliki sertifikat CHSE tersebut,” ungkapnya kepada Surya.co.id (grup TribunJatim.com), Selasa (19/1/2021).

Baca juga: BERITA TERPOPULER SELEB: Kiwil Hobi Poligami hingga Aldebaran Hujan-hujanan Demi Maaf Andin Trending

Baca juga: Nyebrang ke Lamongan, Warga Bojonegoro Tertangkap Basah Saat Curi Motor Milik Petani di Sawah

 Amat menyebut keguanaan sertifikasi CHSE ini adalah sebagai pedoman pelancong atau wisatawan saat memilih tempat pariwisata maupun penginapan yang terjamin protocol kesehatan, keamanan dan kenyamanan.

Sedangkan, keuntungan bagi pemilik usaha dibidang pariwisata yang sudah memiliki sertifikat CHSE, mereka menjadi lebih percaya diri karena telah memenuhi standar dari Kemenparekraf.

“Kegunaannya untuk menyakinkan curtomer bahwasanya destinasi pariwisata, hotel dan restoran yang sudah memiliki sertifikat CHSE ini adalah aman, nyaman dan ramah lingkungan dalam rangka dikunjungi,” jelasnya.

Menurut dia, adapun usaha disektor pariwisata di kawasan Kabupaten Mojokerto yang telah mengantongi sertifikat CHSE untuk sementara masih dua tempat di antara satu destinasi wisata Claket Adventure Park dan satu hotel atau tempat penginapan Grand Whiz Trawas. Sedangkan, tempat usaha pariwisata yang belum memiliki kini masih menyiapkan persyaratan pendaftaran sertifikasi CHSE.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved