Breaking News:

Beberapa Cara Mengobati Sakit Kepala Akibat Flu, Jangan Sembarang Minum Obat

Selain tubuh terasa nyeri, orang yang terserang flu seringkali merasakan gejala sakit kepala.

kompas.com
Ilustrasi - Cara mengobati sakit kepala akibat flu. 

Namun, dalam uji coba obat, antivirus seperti oseltamivir (Tamiflu) telah dikaitkan dengan efek samping, yang salah satunya sakit kepala.

Panduan dari Infectious Diseases Society of America menyarankan, bahwa beberapa orang dengan pemeriksaan laboratorium atau sangat dicurigai flu harus mendapatkan pengobatan antivirus - termasuk mereka yang memerlukan rawat inap, serta mereka yang dirawat di rumah yang berisiko mengalami komplikasi, seperti pneumonia atau bronkitis. .

Selain itu, orang dengan kanker atau diabetes, orang dewasa 65 tahun ke atas, dan anak-anak di bawah 2 tahun juga termasuk.

Baca juga: Mengenal Sindrom Nefrotik, dari Gejala, Penyebab hingga Cara Mengobati

Jangan Sembarang Minum Obat

Anak-anak dan remaja berusia 18 tahun ke bawah tidak boleh mengonsumsi aspirin untuk meredakan sakit kepala – penggunaan aspirin dapat menyebabkan sindrom Reye, kondisi yang mengancam jiwa.

The National Institute of Neurological Disorders and Stroke menggambarkan sindrom Reye sebagai kelainan langka, namun serius yang menyebabkan pembengkakan otak dan gagal hati.

Alih-alih aspirin, anak dengan sakit kepala akibat flu dapat diobati dengan acetaminophen atau ibuprofen khusus anak-anak.

Sakit kepala akibat penyebab lain - seperti infeksi sekunder setelah flu - juga dapat diobati dengan antibiotik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Cara Mengobati Sakit Kepala akibat Flu"

Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved