Breaking News:

Hari Kedua Pencarian Petani di Tuban yang Terseret Banjir, Tim SAR Sisir Sungai Hingga Laut

Pada hari kedua pencarian petani di Tuban yang terseret banjir, Tim SAR menyisir sungai hingga laut. Korban belum ditemukan.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Pencarian Abdul Somad (51), petani asal Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Tuban, yang terseret banjir, Kamis (21/1/2021). 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Tim SAR gabungan terus melakukan upaya untuk mencari Abdus Somad (51), petani asal Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Tuban, yang hilang karena terseret air banjir di Sungai Avur Suru Desa Cendoro, Kecamatan Palang

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Tuban, Tagana, Basarnas, TNI, Polri dan juga masyarakat, terbagi menjadi tiga tim guna melakukan penyisiran di wilayah sungai hingga ke laut.

Tim pertama menyisir sepanjang sungai, kemudian tim kedua di darat, dan tim ketiga ditempatkan untuk melakukan penyisiran di kawasan laut yang menjadi titik hilir sungai tersebut.

Namun, pencarian di hari kedua ini belum membuahkan hasil.

"Pencarian hari kedua belum membuahkan hasil, dimulai sejak pukul 07.00 WIB, kita hentikan sementara karena cuaca, dan dilanjutkan besok," kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto, Kamis (21/1/2021).

Dia menjelaskan, petugas mencari di titik awal hilangnya korban hingga sampai di sekitar laut yang menjadi titik hilir dari sungai tersebut.

Baca juga: Jalan Tuban-Widang Macet 3 Kilometer Imbas Perbaikan Jalan Berlubang, Diterapkan Sistem Buka Tutup 

Baca juga: Banjir di Bojonegoro, 1.542 Rumah Terdampak, Sawah Terendam, Jembatan Jatiblimbing Terputus

Namun sampai saat ini, korban masih belum berhasil ditemukan.

Sementara untuk debit air sungai Avur yang mengakibatkan korban tenggelam kini sudah surut.

"Kita sudah dua kali menyisir dengan cara langsung terjun ke dalam sungai guna mencari keberadaan korban yang dimungkinkan masih berada di dasar air. Tetapi belum ditemukan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Abdul Somad bersama anaknya hendak pulang ke rumah dengan menyeberang Sungai Avur Suru Desa Cendoro, Kecamatan Palang, Tuban, Rabu (20/1/2021).

Namun pada pukul 14.30 WIB tiba-tiba banjir datang dan menyeret korban. Somad hanyut terseret banjir, sedangkan anaknya selamat.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, DPRD Tuban Sebut Pembelajaran Daring Menuntut Peran Orang Tua Secara Aktif

Baca juga: Operasi Yustisi Penegakkan Prokes di Tuban, Tim Gabungan Sita KTP dan HP Pengunjung Cafe

"Anaknya selamat, sedangkan Somad belum ditemukan," kata Sekretaris Desa (Sekdes) Cendoro, Sumarto kepada wartawan.

Dia menjelaskan, sebelumnya air sungai belum deras dan kebetulan sawah dari korban ada di sebelah sungai di Desa Cendoro.

Saat akan balik korban menyeberang sungai dan tiba-tiba air besar datang. Somad sempat menepi, tapi arus deras membuatnya ikut terseret.

"Sampai saat ini korban belum ditemukan, warga berjaga di setiap titik-titik jembatan hingga di tepi laut agar korban ditemukan," ungkapnya.

Baca juga: Kepala Desa di Tuban Dituntut Mundur dari Jabatan, Buntut Kepergok Selingkuh dengan Istri Warganya

Baca juga: Nyebrang ke Lamongan, Warga Bojonegoro Tertangkap Basah Saat Curi Motor Milik Petani di Sawah

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved