Breaking News:

Draf RUU Pemilu: Pilkada 2022 dan 2023 Akan Tetap Ada

Dalam draf revisi, Pilkada 2022 akan diikuti daerah yang menggelar Pilkada 2017, daerah yang melaksanakan Pilkada 2018, menggelar pemilihan pada 2023.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Nasdem, Willy Aditya, 2021. 

Reporter: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Draf revisi undang-undang Pemilu dan Pilkada mengatur jadwal pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak selanjutnya, yakni pada tahun 2022 dan 2023. Draf ini memisahkan antara pemilihan nasional dan pemilihan daerah.

Pemilihan nasional terdiri dari pemilihan presiden, dan pemilihan legislatif (DPD, DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota).

Sedangkan pemilihan daerah terdiri dari pemilihan gubernur-wakil gubernur, wali kota-wakil wali kota, dan bupati-wakil bupati.

Hal tersebut berbeda dengan ketentuan di UU sebelumnya. Yang mana, Pilkada Serentak di seluruh provinsi, kabupaten dan kota digelar bersamaan dengan pemilihan anggota DPR, DPRD, DPD dan presiden di 2024.

Dalam draf revisi tersebut, Pilkada 2022 akan diikuti oleh daerah yang menggelar Pilkada pada 2017, sedangkan daerah yang melaksanakan Pilkada 2018, akan menggelar pemilihan pada 2023.

Daerah yang baru melaksanakan Pilkada 2020, baru akan menggelar pemilihan pada 2027 mendatang.

Bagi kepala daerah yang selesai masa jabatannya sebelum 2027, maka Kemendagri akan mengangkat penjabat kepala daerah dengan masa jabatan hingga 2027. Lalu diganti dengan kepala daerah hasil Pemilu Daerah 2027.

Baca juga: Mahkamah Konstitusi Rilis Jadwal Sidang Gugatan Hasil Pilkada, Termasuk Tiga Perkara dari Jatim

Draf tersebut juga menjelaskan bahwa Pilkada 2027 disebut dengan Pemilu Daerah. Seluruh kabupaten, kota, maupun provinsi, menggelar pemilihan kepala daerah serentak di tahun tersebut.

Pasal 734 Ayat (1) menjelaskan Pemilu Daerah pertama diselenggarakan pada tahun 2027, dan untuk selanjutnya diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Dengan kata lain, pemilihan kepala daerah di 34 provinsi, 98 kota, dan 416 kabupaten dilaksanakan di waktu yang bersamaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved