Breaking News:

Sering Banjir di Jalan Pantura Tuban hingga Sebabkan Kemacetan, Begini Penjelasan Dinas PUPR

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tuban angkat bicara mengenai banjir di Jalan Pantura Tuban.

SURYA/Mochamad Sudarsono
Banjir di jalan Raya Tuban-Widang, tepatnya di Desa Tunah, Kecamatan Semanding. 

Reporter: M Sudarsono I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Saat curah hujan tinggi, jalan pantura Tuban kerap terjadi banjir.

Seperti halnya jalan nasional yang berada di Desa Gesing dan Tunah, Kecamatan Semanding

Kemacetan pun terjadi, karena air yang menggenangi jalan raya dengan ketinggian hingga 50 centimeter. 

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tuban angkat bicara mengenai hal itu. 

"Banjir yang terjadi karena adanya kiriman air dari bukit atau dataran tinggi ke jalan raya," kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tuban, Agung Supriadi, Jumat (22/1/2021). 

Dia menjelaskan, air kiriman dari dataran tinggi itupun tidak mampu ditampung meski sudah dibangun saluran air di tepian jalan.

Akibatnya banjir di jalan raya tak terhindarkan, sehingga membuat laju kendaraan lumpuh. 

"Banjir di jalan raya karena intensitas hujan yang tinggi," ungkapnya.

Masih kata Agung, tata lahan dan wilayah mengalami perubahan dalam kurun waktu 10-20 tahun terakhir.

Perubahan tersebut tidak menutupkan kemungkinan menjadi penyebab banjir. Sehingga perlu dilakukan kajian lahan dan wilayah secara menyeluruh.

"Kita akan kordinasi dengan semua pihak dan pemangku kebijakan dari Kabupaten Tuban, provinsi dan pusat. Yang jelas banjir yang terjadi tidak disebabkan karena pembangunan jembatan baru di sisi utara jembatan Kepet," pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved