Breaking News:

Terpapar Covid-19, Tiga Orang Dalam Satu Keluarga di Kabupaten Trenggalek Meninggal

Empat orang dalam satu keluarga Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur  meninggal secara beruntun sejak 14 hingga 22 Januari 2021.

TribunJatim.com/ Aflahul Abidin
Rapid Test di halaman Pasar Bendo Trenggalek 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Empat orang dalam satu keluarga Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur  meninggal secara beruntun sejak 14 hingga 22 Januari 2021.

Tiga dari mereka dilaporkan meninggal saat terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek Saeroni membenarkan adanya kasus meninggal dunia akibat Covid-19 dalam satu keluarga.

“Jadi dari tracing, memang itu berawal dari keluhan batuk pilek (salah satu anggota keluarga). Kemudian berobat ke dokter. Kemudian dilakukan swab test hasilnya positif. Kemudian itu menjadi menular ke keluarga,” kata Saeroni kepada TribunJatim.com, Sabtu (23/1/2021).

Berdasarkan informasi yang Surya terima, tiga anggota keluarga yang meninggal saat terpapar Covid-19 adalah A (anak laki-laki), E (ibu), dan I (bapak).

A meninggal dunia di salah satu rumah sakit swasta di Trenggalek pada 14 Januari 2021. Sementara E meninggal sehari kemudian di RSUD dr Soedomo sehari kemudian atau 15 Januari 2021.

Sementara I dilaporkan meninggal pada 22 Januari 2021.

“Jadi (meninggalnya) tidak bersamaan,” kata Saeroni kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Sriwijaya Air Pastikan Santunan untuk Korban Jatuhnya Pesawat SJ 182 Asal Kediri Telah Diselesaikan

Baca juga: Tangis Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Rahmania Bersama Putrinya Korban Sriwijaya Air

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Jember Terpilih, Bekerja Awal Tanpa APBD

Sementara itu, satu anggota keluarga lain yang juga meninggal dunia adalah S, sang kakek. Sang kakek meninggal di rumahnya.

Ia dikabarkan tidak sempat melakukan pemeriksaan Covid-19. Namun, menurut informasi yang Surya terima, proses pemakamannya pun dilakukan dengan protokol kesehatan.

Selain itu, berdasarkan informasi yang sama, ada satu anggota keluarga lain, seorang anak perempuan, yang masih menjalani isolasi di Asrama Covid-19.

Menurut Saeroni, salah satu anggota keluarga yang meninggal memiliki penyakit penyerta diabetes. Sementara untuk dua anggota keluarga lain, Saeroni mengaku belum melihat data yang ada.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved