Breaking News:

Selang Gas Bocor, Rumah Makan di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto Terbakar

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah makan di kawasan Pasar Tanjung Anyar, Jalan Residen Pamuji, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas Damkar berjibaku memadamkan api yang membakar bangunan rumah makan di kawasan Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto. 

Reporter : Mohammad Romadoni | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO KOTA - Kebakaran menghanguskan sebuah rumah makan di kawasan Pasar Tanjung Anyar, Jalan Residen Pamuji, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu (24/1/2021) pukul 03.05 WIB dini hari.

Penyebab kebakaran rumah makan tersebut akibat kebocoran selang regulator tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) sehingga memicu api.

Kobaran api semakin membesar lantaran banyak perabotan rumah makan yang mudah terbakar.

Pemilik rumah makan bernama Dorik Kushendro Sutomo (45) warga Lingkungan Kelurahan Balongsari, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Dia mengatakan selang regulator LPG bocor saat ada aktivitas memasak untuk keperluan pesanan jasa boga atau katering.

Baca juga: Ucapan Terakhir Bocah Jaket Minnie Mouse Korban Sriwijaya Air, Ternyata Calon Adik Pun Tak Selamat

Baca juga: Rumah Makan Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto Kebakaran, Akibat Bocor Selang Regulator Gas LPG

Baca juga: Miliki Jet Pribadi Hadiah Pernikahan, Owner Juragan99 dan Founder Ms Glow Menginspirasi Pengusaha

"Ketika mengganti tabung LPG dan memindahkan selang regulator, tiba-tiba selang bocor," ungkapnya, Minggu (24/1).

Akibat selang regulator bocor tersebut seketika memuntahkah gas LPG yang terkena tungku kompor di dekatnya sehingga memicu kobaran api.

"Kobaran api begitu cepat membesar yang menjalar membakar barang mudah terbakar," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Kasatpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono menerangkan laporan kejadian kebakaran rumah makan seluas sekitar 60 meter itu direspon cepat oleh PKM Kota Mojokerto. Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) dengan sigap berjibaku memadamkan api agar tidak sampai merembet ke rumah warga lainnya.

"Kita mengerahkan dua unit mobil damkar dan petugas PMK berhasil memadamkan api sekitar satu jam dinyatakan sudah padam pukul 04.45 WIB," terangnya.

Dodik menyebut peristiwa kebakaran rumah makan itu tidak menimbulkan korban jiwa karena sebelum api membesar
pemilik dan pekerja rumah makan berhasil menyelamatkan diri.

Namun akibat kebakaran menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Pemilik rumah makan selamat namun kerugian dari kebakaran ini diperkirakan sekitar Rp.150 juta," tandasnya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved