Breaking News:

XL Axiata Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan dengan Zero Touch Operation, Percepat Deteksi Gangguan

XL Axiata tingkatkan kenyamanan pelanggan dengan Zero Touch Operation untuk percepat mendeteksi gangguan jaringan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/XL AXIATA
XL Axiata. 

Reporter: Sri Handi Lestari | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Guna meningkatkan kenyamanan pelanggan di tengah kompleksitas pengelolaan operasional dan jaringan yang terus meningkat, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mulai mengimplementasikan platform Zero Touch Operation, termasuk otomatisasi pengelolaan jaringan (Automation NOC- Network Operation Center).

Dengan platform ini, XL Axiata bisa mempercepat proses deteksi terhadap gangguan jaringan dan dampaknya terhadap pelanggan.

Dengan kemampuan mengetahui gangguan lebih awal, maka dampak gangguan, termasuk jumlah pelanggan yang terdampak, bisa diminimalisir.

Direktur & Chief Information-Digitalization Officer XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan, penerapan platform Zero Touch Operation ini merupakan bagian dari transformasi digital yang terus mereka lakukan, di mana sejak tahun 2019, pihaknya telah melakukan modernisasi pada setiap perangkat penunjang operasi.

"Agar mampu menyediakan berbagai layanan yang maksimal sesuai dengan ekspektasi pelanggan, kami juga berupaya untuk meminimalisir dampak gangguan pada sisi jaringan," kata Yessie, Jumat (22/1/2021).

Dengan menerapkan platform ini, banyak aktivitas operasional termasuk pengelolaan jaringan bisa diproses secara otomatis dengan pemanfaatan IT yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan.

Baca juga: Launching Oppo Reno5 di Surabaya, Kamera Beresolusi Tinggi Masih Jadi Alasan Beli Smartphone Baru

Zero Touch Operation diterapkan untuk menjalankan pekerjaan yang berulang dan memiliki tingkat kognitif yang rendah, serta membutuhkan sumber daya manusia yang cukup banyak untuk melakukannya.

"Dengan platform ini, semua pekerjaan yang sudah memiliki Standard Operating Procedure (SOP) yang baku akan bisa dikerjakan oleh mesin atau tidak perlu lagi dikerjakan secara manual," ungkap Yessie.

Dengan demikian, sumber daya yang ada bisa diberdayakan untuk pekerjaan yang lebih produktif guna mencapai tingkat efisiensi operasional sesuai yang diharapkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved