Breaking News:

Virus Corona di Situbondo

Angka Kematian Akibat Covid-19 di Situbondo Cukup Tinggi, Tembus 151, Didominasi Pasien Komorbid

Angka kematian akibat Covid-19 di Situbondo sebesar 7,2 persen. Kerja di luar jadi salah satu penyebaran terbanyak. Sekdakab: jangan eman baju.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Hefty Suud
SURYA/IZI HARTONO
Sekdakab Situbondo, Syaifullah memberikan sambutan saat acara pendistribusian KIS di Pemkab Situbondo. 

"Mari kita petakan, RT yang akan dilokalisir penyakit mana. Waktu itu dikampung tangguh minta dienventarisir dan mendata masyarakat yang mempunyai penyakit supaya tidak kemana-mana," kata Syaifullah.

Syaifulllah menjelaskan, penyebaran Covid-19 yang terbanyak di komunitas, kerja di luar atau perjalanan.

"Makanya jangan eman dengan bajunya, setelah berkumpul banyak orang, dan sepulangnya langsung menemui keluarganya. Seharusnya baju dibuka dan langsung saja dicuci dan baru ketemu," ujarnya.

Dikatakan, sebentar lagi pemerintah akan muncurkan vaksin, namun pelaksanaanya akan dilakukan secara bertahap yang dimulai bulan Januari hingga bulan April.

"Tahap yang diproritaskan itu adalah tenaga kesehatan atau Nakes," pungkasnya.

Berdasarkan data sebaran Covid 19 per hari ini, Senin (25/91/2021) jumlah yang terkonfitmasi positif Covid-19 mencapai sebanyak 2078 orang.

Sedangkan yang sembuh mencapai 1839 dan yang meninggal dunia sebanyak 152 orang. 
 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved