Breaking News:

Anti Radikalisme, ISNU Jatim Selenggarakan Pendadaran Ideologi Islam Yang Ramah

Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, (PW ISNU Jatim) mengundang para kadernya yang sudah lulus untuk mengikuti Penguatan Ideologi Aswaja

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Ketua ISNU Jatim, Prof M Mas'ud Said 

Reporter : Sylvianita Widyawati | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Setelah pada 2019 - 2020 lalu menyelenggarakan empat kali Madrasah Kader Nahdlatul Ulama ( MKNU ) dan mengikuti TOT MKNU, Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, (PW ISNU Jatim) mengundang para kadernya yang sudah lulus untuk mengikuti Penguatan Ideologi Aswaja An-Nahdliyah oleh Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar.

Acara diselenggarakan secara daring lewat aplikasi zoom meeting dan saluran link ke saluran live streaming, pada Jum'at (29/1/2021) malam. Yang bakal ikut adalah kader PW ISNU, kader Cabang ISNU yg bersertifikat MKNU dan juga mengundang pimpinan Banom, Lajnah dan beberapa anggota dan kader ISNU di berbagai kampus. Seperti di Malang, Surabaya, Sidoarjo, Jember, Lamongan, Tulungagung dan tokoh muda NU di pondok pesantren di Jatim.

Tema yang diangkat adalah anti radikalisme dan pendadaran ideologi Islam yang ramah.

"Beberapa kali sowan KH Marzuki Mustamar di Malang dan dengan melihat perkembangan radikalisasi terselubung," jelas Prof Mas'ud Said, Ketua ISNU Jatim dalam rilisnya pada suryamalang.com, Rabu (27/1/2021).

Karena itu kegiatan daring nanti bisa mengumpulkan 1000 kader ISNU. Yang ikut akan diberi sertifikat yang ditanda tangani Ketua Umum PBNU.

Baca juga: Transaksi Ribuan Pil Koplo Senilai Rp18 Juta, Pengedar Ini Digagalkan Polres Mojokerto

Baca juga: Gus Baha Kunjungi Jember Nikmati Durian Di Pinggir Jalan

Baca juga: Acara Tahlilan Berakhir Pilu, Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Rumah, Fakta Genset Nyala Terkuak

Dalam pertemuan nanti juga akan memberi wejangan ideologi, pendadaran yang menguatkan lagi akidah ahlusunnah wal jamaah An-Nahdliyah ala NU Jatim. Mas'ud Said yang juga Dewan Pakar Propinsi Jawa Timur dan Direktur Pascasarjana Unisma Malang ini mengatakan bahwa pihaknya sudah mengadakan serentetan program penguatan strategi dakwah banom NU di era digital.

"Jadi ini kami kuatkan lagi manhaj Aswajanya, biar tambah kuat, ini biar tambah hujjah dalam mengatasi tantangan kerasnya ideologi dan gerakan anti jiwa multikuktural yang ramah, rahmatan lil alamin," tandasnya kepada TribunJatim.com.

ISNU Jatim dibawah kepemimpinan Mas'ud Said cukup aktif dan semarak berkegiatan akademik dan menguatkan gerakan kegiatan sosial.

Serta kegiatan pengkaderan dan kegiatan literasi di tingkat pengurus wilayah, di tingkat pengurus cabang dan kampus kampus bahkan di ponpes modern seperti di PP Nurul Jadid Probolinggo. Selain itu, ISNU mampu melebarkan sayap keanggotaan, kerjasama dan proliferasi organisasi di pemerintahan.

Tentang target kegiatan ini, Mas'ud menjawab bahwa ini adalah salah satu kegiatan bulanan sesuai program utama ISNU Jatim. Yaitu berupa penguatan dan proliferasi ajaran ahlus sunnah wal jamaah an -Nahdliyah disamping unsur penguatan Nidhomiyah, keorganisasian seperti melantik ketua ketua Cabang ISNU di daerah yang lagi semarak dan kegiatan sosial dan literasi akademik.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved