Breaking News:

DPRD Trenggalek Dukung Pemkab Refocusing APBD 2021 untuk Penaganan Covid-19

DPRD Kabupaten Trenggalek mendukung dan mendorong eksekutif untuk melakukan refocusing anggaran APBD 2021 untuk penanganan Covid-19.

SURYA/AFLAHUL ABIDIN
2.000 vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di gudang farmasi Dinkes Trenggalek, Selasa (26/1/2021) sore. 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - DPRD Trenggalek mendukung dan mendorong eksekutif untuk melakukan refocusing anggaran APBD 2021 untuk penanganan Covid-19.

Penanganan yang dimaksud mulai dari upaya menurunan angka kasus Covid-19 hingga vaksinasi.

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Samsul Anam mengatakan, pemkab dan dewan telah membicarakan kemungkinan refocusing itu secara lisan.

“Dalam minggu ini, secepatnya, mungkin besok atau kapan, kita akan mulai tahapan-tahapannya secara resmi,” kata Samsul.

DPRD, kata Samsul, akan menyerahkan sepenuhnya kebijakan refocusing kepada Pemkab Trenggalek.

“Sementara kami serahkan seluruhnya ke eksekutif. Yang lebih tahu mereka, mana (anggaran) yang mendesak dan tidak mendesak,” sambung Politisi PKB itu.

Baca juga: Hasil Penggeledahan RPH Kota Malang Masuk Pemberkasan, Kejari Kota Malang: Ada Calon Tersangka Lain

Baca juga: Penyebab Nathalie Keguguran, Sule Kecewa Berat Udah Biasa, Istri Nangis Bahas Kesalahan: Banyak

Baca juga: Eks Kapten Persebaya Makan Konate Resmi Gabung Klub Malaysia

Berdasarkan perhitungan sementara, menurut Samsul, anggaran yang memungkinkan di-refocusing senilai 4 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Kalau DAU kita Rp 1 miliar, berarti sekitar 40 juta,” Samsul memprakirakan.

Dewan juga mendorong agar pemkab memangkas anggaran yang bisa dipangkas. Misalnya, anggaran untuk makan-minum dan pengadaan seragam.

“Hal-hal yang belum begitu mendesak, tidak urgent, ini yang menjadi prioritas dari refocusing,” sambungnya kepada TribunJatim.com.

Menurut Samsul, penanganan Covid-19 di Kabupaten Trenggalek perlu penanganan yang serius.

Terlebih, kabupaten tersebut masih berada di zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penularan virus corona, dengan tambahan kasus yang signifikan selama Januari 2021.

“Ini perlu penanganan yang cukup serius. Semua sinergi harus kita bangun. Semua komponen masyarakat. Bagaimana Covid-19 yang melonjak hari ini segara bisa kita atasi,” pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved