Breaking News:

Polisi Cari Pelaku yang Mengajak Fans Viensboys Berkumpul di iClub Madiun

Sekelompok remaja asal Solo yang tergabung dalam grup TikTok Viensboys, akhirnya diperbolehkan pulang, Senin (25/1/2021) kemarin setelah menjalani

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tangkapan layar cuplikan video kerumunan pada saat jumpa fans artis TikTok Viens Boys di iClub Kota Madiun, 2021. 

Reporter: Rahadian Bagus | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sekelompok remaja asal Solo yang tergabung dalam grup TikTok Viensboys, akhirnya diperbolehkan pulang, Senin (25/1/2021) kemarin setelah menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam oleh penyidik Polres Madiun Kota.

Selain memeriksa anggota dan manajemen Viensboys, polisi juga memeriksa sejumlah saksi yakni para fans Viensboys yang hadir di iClub, pada Minggu (24/1/2021) kemarin.

"Saksi-saksi sudah kami mintai keterangan, termasuk para fans yang hadir di acara tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Fatah Meilana, saat dikonfirmasi, Selasa (26/1) siang.

Fatah mengatakan, pihaknya juga sudah memeriksa pengelola kafe dan restoran iClub, termasuk security yang bekerja di kafe yang berada di Jalan Bali no 17, Kota Madiun tersebut.

Baca juga: Turunkan Angka Covid-19, PKS Jatim Ajak Masyarakat Ikuti Pekan Sehat Nasional

"Hari ini kami memanggil petugas keamanan iClub untuk kami mintai keterangan. Selain itu kami juga sudah menyita barang bukti rekaman CCTV dari restoran tersebut," kata Fatah.

Fatah menjelaskan, apabila terbukti melakukan pelanggaran, para pelaku dapat dijerat dengan Pasal 14 Ayat 1 UU nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular atau Pasal 93 UU nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dengan hukuman maksimal 1 tahun penjara.

Ia mengatakan, dalam kasus ini polisi belum menetapkan tersangka meski sudah naik ke penyidikan. Sedangkan manajemen dan anggota Viensboys tidak ditahan lantaran ancaman hukuman dalam kasus ini di bawah satu tahun penjara.

Saat ini, kata Fatah, pihaknya masih mencari bukti-bukti dan memeriksa keterangan saksi. Apabila ditemukan unsur penghasutan, maka polisi akan menjerat dengan Pasal 160 KUHP atau pasal tindak pidana penghasutan dengan ancaman penjara maksimal enam tahun. 

"Kami masih menyelidiki siapa yang mengajak para fans sehingga datang dan berkumpul di iClub," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Madiun Kota memeriksa artis TikTok asal Solo, Viensboys karena diduga menimbulkan kerumunan saat menggelar jumpa fans di sebuah restoran di Kota Madiun, Minggu (24/1/2021).

Video acara jumpa fans itu viral di media sosial sehingga menimbulkan banyak reaksi dan kritikan dari netizen. Banyak yang mengkritik acara tersebut, karena saat ini Kota Madiun masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) guna mencegah penularan Covid-19. 

Meski sudah memeriksa puluhan saksi, penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Polisi masih mendalami keterangan sejumlah saksi dan akan melakukan gelar perkara sebelum menetapkan tersangka. (rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved