Breaking News:

Selama Pandemi, Pengajuan Permohonan Cerai Talak Alami Peningkatan Di PA Surabaya

tahun 2020 pengajuan permohonan cerai dari pihak suami atau talak di Pengadilan Agama (PA) Surabaya mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Suasana Pengadilan Agama Surabaya pada Senin (10/7/2017) 

Reporter : Syamsul Arifin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Selama tahun 2020 pengajuan permohonan cerai dari pihak suami atau talak di Pengadilan Agama (PA) Surabaya mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Sedangkan untuk permohonan cerai dari pihak istri atau cerai gugat di tahun 2020 mengalami penurunan. 

“(Cerai talak) mengalami peningkatan. Sebelumnya  sebanyak 1941 perkara di tahun 2019. Kemarin, naik menjadi 2956 perkara di tahun 2020,” ujar Panitera PA Surabaya, Abdus Syakur, Rabu, (27/1/2021). 

Masih kata Syakur, faktor utama bertambahnya angka pengajuan cerai talak selama pandemi justru bukan karena faktor ekonomi. 

Melainkan, ditinggal oleh salah satu pihak baik suami maupun istri dan faktor perselisihan dan pertengkaran secara terus-menerus mencapai 3337. 

Baca juga: Kembali Divaksin Dosis Kedua, Raffi Ahmad Mulai Rasakan Efek: 30 Menit Pertama Gak Ada Rasa Apa-apa

Baca juga: Update Klasemen Liga Inggris - Arsenal Lanjutkan Tren Kemenangan, Manchester City Berjaya di Puncak

Baca juga: Takut Ngecewain Suamiku Curhat Nathalie Sedih Keguguran, Sule Ungkap Perbedaan Sikap pada Istrinya

“Sedangkan di tahun 2019 faktor ekonomi mendominasi. Sekarang di masa pandemi justru bukan faktor ekonomi yang menjadi penyebab perceraian,” ungkap Syakur. 

Bila diakumulasi. Sejatinya, permohonan pengajuan perceraian di masa pandemi mengalami penurunan. 

Dari data yang tercatat. dari 4403 permohonan di tahun 2020 menjadi 4256 perkara. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved