Breaking News:

Penanganan Covid

Bakal Ada Rumah Sakit Darurat Covid-19 Baru di Surabaya, Ratusan Kamar Tengah Disiapkan

Bakal ada Rumah Sakit Darurat Covid-19 baru di Surabaya. Lokasinya dekat dengan pusat perbelanjaan, ratusan kamar tengah disiapkan.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana saat meninjau lokasi yang akan menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Surabaya, Kamis (28/1/2020). 

Reporter: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fasilitas kesehatan untuk penanganan pasien Covid-19 (virus Corona) di Surabaya rencananya akan segera bertambah dalam waktu dekat ini.

Akan ada Rumah Sakit Darurat Covid-19 baru yang nantinya beroperasi di Kota Pahlawan.

Rumah sakit yang disiapkan oleh manajemen Siloam itu lokasinya berada di sebelah mal City of Tomorrow (Cito) Surabaya

Rencananya, akan ada ratusan kamar yang bisa digunakan untuk merawat pasien Covid-19, dilengkapi dengan beberapa ICU. 

"Janjinya ke saya siap untuk rumah sakit khusus Covid-19," kata Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Kamis (28/1/2021) sore. 

Tempat tersebut sebenarnya merupakan hotel yang tidak beroperasi.

Baca juga: Terlihat Tutup, Kafe di Surabaya Ternyata Ramai, 37 Orang Diamankan, Polisi: Mereka Asyik Minum

Baca juga: Gilang Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara & Denda Rp 50 Juta oleh Jaksa Kejari Tanjung Perak Surabaya

Gedung itu, nantinya bisa berkapasitas hingga 186 bed. 

Whisnu Sakti Buana menyebut, pembahasan mengenai aturan dan semacamnya disebut terus dilakukan Pemkot Surabaya. Meskipun, secara prinsip Whisnu Sakti Buana mengatakan pemkot setuju. 

Whisnu Sakti Buana bersama jajaran Pemkot Surabaya sudah meninjau ke lokasi. Mereka memastikan kesiapan. 

Selain itu, tinjauan itu dilakukan untuk menjamin keefektifan, mengingat rencana rumah sakit itu berada di lingkungan pusat perbelanjaan. 

Baca juga: Empat Pengedar Antarprovinsi Dibekuk Polrestabes Surabaya, 8 Kg Sabu Dibungkus Kantong Teh Diamankan

Baca juga: PPKM Jatim Diperpanjang di 17 Daerah, Gubernur Khofifah Terbitkan Kepgub Baru

Namun Whisnu Sakti Buana mengaku sudah menyarankan agar dilakukan semacam pemisahan. Tujuannya, agar memastikan keamanan. 

"Makanya saya datang ke sini, kita lihat agar tidak tercampur orang sehat dengan orang sakit. Saya sarankan kalau dibuka ya harus terpisah pintu masuknya," ujar Whisnu Sakti Buana

Sementara itu, Direktur Siloam Grup, Anang Prayudi, rumah sakit tersebut nantinya akan dilengkapi sistem khusus, yaitu negative pressure. Dari sisi tenaga medis nantinya juga akan disiapkan betul. 

"Jadi kita akan mendukung pemerintah, dalam hal ini pemerintah kota tentunya seizin beliau. Kalau diizinkan kami ready tanggal 8 Februari. Kami harapkan bisa bekerja sama, mensupport pemerintah untuk menyediakan ini," ujarnya.

Baca juga: Alami Tekanan Darah Tinggi, 2 Tenaga Kesehatan di Bondowoso Gagal Divaksin Covid-19

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Akan Kirimkan Uang dan 40 Ton Sembako untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved