Bawa Sajam Buat Jaga-jaga Saat Tenggak Miras di Warung Kopi, Pemuda Lamongan Diamankan Polisi

Pemuda asal Lamongan dikeler ke Mapolsek Duduksampeyan gegara bawa pisau 30 sentimeter saat akan mabuh-mabukan di warung kopi Gresik.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Hefty Suud
SURYA/WILLY ABRAHAM
Mochammad Agung Tri diamankan di Mapolsek Duduksampeyan usai bawa sajam saat hendak mabuk di warung kopi, Kamis (28/1/2021). 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Polisi mengeler Mochammad Agung Tri Ardiansyah dari sebuah warung kopi di Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampean.

Sebabnya, pemuda asal Lamongan ini kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau saat hendak minum-minuman keras di warung kopi.

Kapolsek Duduksampeyan, AKP Nur Sugeng Ari Putra menerangkan, tersangka adalah warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan.

Baca juga: 4 Resep Kreasi Indomie Kekinian Cocok Buat Anak Kos, Ada Burger Indomie Goreng hingga Popcorn Mi

Baca juga: Pasar Kota Gresik Sepi Saat PPKM, Pedagang Pasrah Tutup Stan: Banyak Pengeluaran Dibanding Pemasukan

Pemuda berusia 20 tahun ini ditangkap pada Rabu (27/1/2021) malam sekitar pukul 21.30.

Pria berperawakan kurus, mengenakan kemeja hitam ini diamankan karena diduga melakukan tindak pidana menyimpan dan menguasai senjata tajam dengan jenis pisau panjang 30 sentimeter.

Senjata tajam tersebut disimpannya di dalam jok sepeda motor Honda Beat S 3959 JW berwarna biru putih.

Pisau runcing itu seperti telah diasah.

"Kami amankan di warung kopi desa Samirplapan," Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Pasar Kota Gresik Sepi Saat PPKM, Pedagang Pasrah Tutup Stan: Banyak Pengeluaran Dibanding Pemasukan

Baca juga: 5 Arti Mimpi Terlambat, Pertanda Tidak Siap untuk Masa Depan hingga Takut Kehilangan Kesempatan

Kepada petugas, tersangka mengaku bahwa maksud dan tujuan dia membawa senjata tajam jenis tersebut adalah untuk berjaga-jaga di perjalanan antara rumahnya di Lamongan Kota sampai ke Gresik.

Berdasarkan hasil temuan petugas di lapangan, tersangka ini berniat menjaga diri karena akan menenggak miras di warung.

"Motifnya untuk jaga diri, karena akan minum-minuman keras di warung," tutupnya.

Tersangka bersama sebilah pisau diamankan petugas dari warung kopi milik seorang wanita di desa Samirplapan.

Tersangka melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang – Undang Darurat No. 12 tahun 1951.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved