Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM Acara Tahlilan Berakhir Pilu hingga Gus Baha Nikmati Durian di Pinggir Jalan

Simak berita terpopuler Jatim hari ini, Kamis (28/1/2021). Dimulai kabar acara tahlilan berakhir pilu.

istimewa
Gus Baha sedang menikmati durian ketika perjalanan ke Jember 

Editor: Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Kamis (28/1/2021).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan acara tahlilan berakhir pilu hingga Gus Baha makan durian di pinggir jalan.

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut berita terpopuler Jatim hari ini, Kamis (28/1/2021) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

Baca juga: Mantan Presiden SBY Banting Setir Dagang Nasi Goreng, Tak Takut Dibully, Ekonomi Makin Berat

1. Acara Tahlilan Berakhir Pilu, Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Rumah, Fakta Genset Nyala Terkuak

Para tetangga dan kerabat saat mengantar para korban menuju tempat pemakaman di Lumajang, Rabu (27/1/2021).
Para tetangga dan kerabat saat mengantar para korban menuju tempat pemakaman di Lumajang, Rabu (27/1/2021). (TRIBUNJATIM.COM/TONY HERMAWAN)

Isak tangis warga terjadi di Lumajang.

Itu setelah kejadian tragis menimpa satu keluarga di Dusun Krajan III, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Lumajang.

Musibah tewasnya satu keluarga ini disebabkan genset menyala yang ditaruh di rumah semalaman.

Tewasnya satu keluarga ini terjadi setelah menggelar acara tahlilan.

Baca juga: Penyebab Viral Rumah Rp1,7 M Hancur Longsor, Ciputra Disorot: Itu Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun

Berdasarkan informasi yang ada, mereka tewas diduga akibat keracunan gas monoksida dari genset, Rabu (27/1/2021).

Mereka adalah Nasir (60), Sukariyah (48), dan putrinya Sherlin (8).

"Itu kan kemarin listrik padam dari jam 3 sore terus baru nyala jam 9 pagi. Selama itu genset nyala ditaruh di dalam rumah," kata Kartajib, kerabat korban, Rabu (27/1/2021).

Kejadian itu berawal saat keluarga Nasir sedang mengadakan acara tahlilan. Pasalnya 3 hari yang lalu nenek Sukariyah meninggal dunia.

Lantaran di kawasan itu listrik padam, acara tetap diselenggarakan dengan memanfaatkan genset sebagai penerangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved