Breaking News:

Penanganan Covid

Jelang Vaksinasi Covid-19 di Trenggalek, Bupati Mas Ipin: Vaksinasi Termasuk Bersedekah Kebaikan

Jelang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Trenggalek, Bupati Mas Ipin sebut vaksinasi termasuk bersedekah kebaikan.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Kamis (28/1/2021). 

Reporter: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Kabupaten Trenggalek akan memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada Jumat (29/1/2021).

Setidaknya, ada sekitar 10 tokoh dari pimpinan daerah dan tokoh keagamaan di Trenggalek yang direncanakan akan menjalani vaksinasi Covid-19 pertama kali di pendopo kabupaten.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin termasuk dalam daftar yang rencananya akan mengikuti vaksinasi.

Menurut bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu, siapapun tak perlu khawatir soal vaksinasi, sebab vaksin telah dinyatakan aman dan halal.

Ia juga menyebut vaksinasi termasuk cara untuk bersedekah kebaikan.

“Siapa yang mau divaksin, mereka juga turut bersedekah kebaikan, mengurangi penyebaran Covid-19. Karena dengan vaksin merata, diharapkan kekebalan komunitas akan terbentuk,” kata dia, Kamis (28/1/2021).

Ia mengatakan, sebagian dari 2.000 dosis vaksin Covid-19 Sinovac yang ada di Trenggalek telah didistribusikan ke puskesmas yang akan menjadi tempat vaksinasi.

Baca juga: Bahas RKPD 2022, Bupati Trenggalek Mas Ipin Tegaskan Desa Wisata Jadi Prioritas Pendorong Ekonomi

Baca juga: Pemkab Trenggalek Umumkan 1.500 Pemilik Usaha yang Terima Bantuan Darurat PPKM, Cek di Sini!

Seperti diketahui, 2.000 dosis vaksin tersebut telah dikirim dari Dinas Kesehatan Jawa Timur di Surabaya ke Kabupaten Trenggalek pada Selasa (26/1/2021).

Sebelum didistribusikan ke 22 puskesmas tempat vaksinasi, vaksin tersebut terlebih dulu disimpan di gudang farmasi milik Dinas Kesehatan setempat.

Setelah 10 tokoh, vaksinasi Covid-19 di Trenggalek akan dilakukan kepada 1.730 tenaga kesehatan.

Mas Ipin memprediksi, lama waktu vaksinasi itu sekitar dua pekan. Atau bahkan bisa lebih.

Baca juga: JPU Kejari Tulungagung Kirim Tersangka Korupsi e’Batarapos di Kantor Pos Campurdarat ke Rutan Kejati

Baca juga: Bocah SD di Madiun Curi 3 Motor di Halaman Masjid, Modus Pura-pura Mau Salat, Ketahuan Saat Beraksi

“Karena vaksinasi ini ada analisa pasca-imunisasi. Jadi (penyuntikannya) dilakukan secara bertahap,” ungkap dia.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, Saeroni menjelaskan, ada sekitar 3.000 tenaga kesehatan yang diusulkan untuk mendapat vaksin di Trenggalek.

“Nanti (vaksin) yang kurang akan datang lagi pada tahap yang berikutnya,” ungkap Saeroni.

Baca juga: Terungkap Identitas Mayat Laki-laki di Sawah Kediri, Kapolsek Sebut Warga Kabupaten Pasuruan

Baca juga: 8 Tenaga Kesehatannya Positif Covid-19, Puskesmas Gandusari Trenggalek Disterilisasi: Tutup Sehari

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved