Breaking News:

Jenazah Pekerja Migran Asal Jember Tertukar Jenazah Asal Sragen, Polisi Ungkap Faktanya

Jenazah warga Desa Grenden Kecamatan Puger, Jember, bernama Suliyati (40), masih berada di Malaysia. Pekerja migran itu meninggal dunia karena

Tribunnews.com
Ilustrasi jenazah pekerja migran Jember 

Jenazah Pekerjaan Migran Asal Jember Tertukar Jenazah Asal Sragen, Polisi Ungkap Faktanya

Reporter: Sri Wahyunik | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Jenazah warga Desa Grenden Kecamatan Puger, Jember, bernama Suliyati (40), masih berada di Malaysia. Pekerja migran itu meninggal dunia karena pendarahan otak pada 12 Januari 2021.

Belum datangnya jenazah perempuan itu, karena sempat tertukar pengiriman jenazahnya. Ada kekeliruan dalam pengiriman jenazah tersebut.

"Iya itu, kejadian minggu kemarin. Tetapi jenazahnya belum tiba di Grenden, karena keliru sehingga dikirimkan ke alamat jenazah itu seharusnya dikirim," ujar Kapolsek Puger AKP Ribut Budiono kepada Surya, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Sosok Tri Puspita Nirmala, Dokter yang Dipilih untuk Suntikkan Vaksin Covid-19 ke Bupati Pamekasan

Dia mendapatkan laporan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Grenden, tentang adanya seorang pekerja migran asal Grenden meninggal dunia di Malaysia.

Karenanya, pihak Pemdes membantu pengurusan pemulangan jenazah bernama Suliyati tersebut. "Namun dalam perjalanan ke sini, ternyata jenazah itu bukan jenazah Suliyati. Jenazah sudah sampai di Bandara Juanda," imbuhnya.

Kepastian jenazah itu bukan jenazah Suliyati karena keluarga memastikan jenazah itu saat masih berada di Bandara Juanda. Keluarga memastikan, jika jenazah itu bukan Suliyati.

"Kemudian setelah berkoordinasi, diketahui alamat jenazah itu. Kemudian ya dikirim ke alamat seharusnya. Kini keluarga masih menunggu untuk kedatangan jenazah Suliyati," lanjut Ribut.

Dikutip dari Tribunnews.com, ada kesalahan pengiriman jenazah pekerja migran Indonesia asal Puger, Jember. Jenazah itu ternyata jenazah pekerja migran asal Sragen bernama Sujiati.

Awalnya pihak desa dan keluarga, mengetahui kekeliruan jenazah itu dari foto yang dikirimkan oleh pihak di Malaysia. Foto jenazah yang dikirimkan bukanlah Suliyati.

Pihak keluarga komplain, namun pihak rumah sakit sudah 'kadung' mengirimkan jenazah tersebut.

Pemdes kemudian berkoordinasi dengan Badan perlindungan Pekerja Migran Indonesia  (BP2MI), supaya jenazah tidak dikirim. Meskipun pada akhirnya jenazah pekerja migran itu tiba di Bandara Juanda pada Jumat (22/1/2021).

Pihak keluarga bersama Pemdes Grenden memverifikasi jenazah itu. Dipastikan, jenazah itu bukan jenazah Suliyati. Setelah berkoordinasi dengan BP2MI dan Konsulat Jenderal RI di Malaysia, diketahui jika jenazah itu adalah jenazah pekerja migran asal Sragen, Jawa Tengah.

Akhirnya jenazah itu dikirimkan ke Sragen. Sementara, keluarga Suliyanti di Puger, masih menunggu kedatangan jenazah Suliyati.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved