Breaking News:

Lapas Kelas I Malang Periksa Ketat Kiriman untuk Warga Binaan, Antisipasi Penyelundupan Narkoba

Sikapi upaya penyelundupan diduga narkoba tembakau gorilla. Lapas Kelas I Malang memperketat pemeriksaan kiriman ke warga binaan.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kepala Lapas Kelas I Malang, Anak Agung Gde Krisna. 

Reporter: Kukuh Kurniawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pasca adanya upaya penyelundupan diduga narkoba tembakau gorilla, Lapas Kelas I Malang memperketat pemeriksaan barang dan makanan kiriman yang dikirimkan oleh kerabat / keluarga kepada warga binaan lapas.

Kepala Lapas Kelas I Malang, Anak Agung Gde Krisna menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan antisipasi, agar kejadian penyelundupan tidak terulang kembali.

"Langkah antisipasinya yang pertama, melakukan pengetatan dan meningkatkan ketelitian pemeriksaan barang ataupun makanan kiriman tanpa mengurangi suasana pelayanan publik. Langkah antisipasi yang kedua, kami akan terus mempelajari dan mengembangkan berbagai peluang yang bisa digunakan untuk melakukan upaya penyelundupan. Dan langkah ketiga, kami akan melakukan penambahan petugas pemeriksaan dan penggeledahan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Ekspresi Arya Saloka Diajak Guyon Viral Adegan FTV Siuman Gegara TikTok, Fans Gemas, Just Kidding

Baca juga: Sering Bertengkar Hebat, Aurel Hermansyah sempat Putus dengan Atta, Enggak Sehat, Ashanty Syok

Selain pengetatan dan meningkatkan ketelitian pemeriksaan barang atau makanan kiriman, pihaknya juga rutin melakukan penggeledahan blok lapas.

"Kalau untuk kegiatan penggeledahan di tiap blok, rutin kami laksanakan. Satu bulan bisa kami lakukan lima hingga enam kali," ungkapnya.

Oleh karena itu pihaknya menegaskan kembali kepada masyarakat, agar jangan pernah mencoba melakukan berbagai upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas.

Baca juga: Sambut Musim Baru, Arema FC Berniat Pertahankan Mayoritas Pemainnya: Hanya akan Lepas 2 Pemain Lokal

Baca juga: Vaksinasi Nakes Dimulai, 600 Karyawan RSUD Dr Harjono Ponorogo Ikut Vaksin

"Kami berharap dukungan masyarakat untuk pelayanan publik. Jangan sampai melakukan pelanggaran - pelanggaran. Karena nanti dapat merugikan warga binaan itu sendiri," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Anak Agung Gde Krisna juga mengungkapkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian terkait penyelidikan kasus dugaan penyelundupan narkoba yang terjadi pada Rabu (27/1/2021) kemarin.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Kami juga serahkan data - data (warga binaan yang menerima barang selundupan itu) kepada kepolisian. Biar teman teman kepolisian yang akan mengembangkan kasus itu sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved