Breaking News:

Virus Corona di Lamongan

Lamongan Terus Geber Operasi Yustisi Walau Tak Masuk PPKM Jilid 2, Optimis Selamat dari Covid-19

Lamongan terus menggeber operasi yustisi protokol kesehatan walau tak masuk PPKM jilid 2. Begini penjelasan dari Kasatpol PP Lamongan , Suprapto.

surya/Hanif Manshuri
Apel operasi penegakan disiplin protokol kesehatan di pelataran Makodim 0812, Minggu (31/1/2021) 

Reporter: Hanif Manshuri | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN  - Hingga berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid pertama di Lamongan dua pekan lalu, operasi yustisi telah menjaring 759 orang.

Meski kini Lamongan tidak masuk wilayah PPKM jilid 2, penegakkan disipilin protokol kesehatan tetap digeber.

Kasatpol PP Lamongan, Suprapto mengatakan, pihaknya telah menindak ratusan pelanggar  dengan rincian  sebanyak 679 orang yang ditindak dengan teguran lisan, 83 orang mendapat sanksi sosial dan 27 orang dengan sanksi denda administrasi.

Baca juga: Perahu Pecah Dihantam Ombak Karang Jamuang, 3 Nelayan Ujungpangkah Ditemukan Selamat di Madura

Baca juga: 2 Arena Balap Liar di Kota Blitar Dibubarkan Polisi, Amankan 52 Anak Muda Nongrong di Sepeda Motor

"Untuk sanksi denda antara Rp.150 ribu hingga Rp.200 ribu," kata Suprapto saat ditanya awak TribunJatim.com, Minggu (31/1/2021). 

Menurut Suprapto, selama pemberlakuan PPKM pihaknya  mengintensifkan operasi yustisi untuk mendisiplinkan warga agar taat dan patuh protokol kesehatan.

Untuk pelaksanaan operasi yustisi ini pihaknya selalu melakukannya secara gabungan dengan TNI-Polri dan sasaran operasi juga lebih diperluas. 

Meski saat ini Lamongan tidak masuk daerah PPKM jilid 2, pihaknya tetap melakukan langkah untuk kepatuhan masyarakat agar tetap menjalani 3 M.

"Kami akan intens menggelorakan kepatuhan terhadap protokol kesehatan agar masyarakat selamat terhindar dari paparan Covid-19," ujarnya. 

Baca juga: Ajak Mantap-mantap Pacarnya yang Masih SMP, Penjual Pisang Pucanglaban Terancam 15 Tahun Penjara

Baca juga: Jadwal Liga Inggris - Chelsea Incar Kemenangan Pertama di Bawah Tuchel, Liverpool dan Tottenham Main

Suprapto menjelaskan, pelanggaran perorangan yang ditindak paling banyak adalah tidak memakai masker.

Untuk tempat usaha, Suprapto menyebut pihaknya juga terus menggelar razia dan mengingatkan pemilik usaha agar mematuhi sarana protokol kesehatan dan jam operasional seperti yang tertuang dalam surat edaran Bupati Lamongan.

"Kegiatan penegakan protokol kesehatan ini, untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," tandasnya.

Sementara, upaya untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya vaksinasi juga dilakukan oleh TNI Polri di Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved