Breaking News:

Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan di KOta Kediri Jaring Pelanggar Prokes

Operasi Yustisi gabungan peneggakan protokol kesehatan (prokes) di Kota Kediri masih banyak menemukan para pelanggar yang tidak mematuhi prokes,

(Surya/Didik Mashudi)
Petugas Satpol PP Kota Kediri memberikan teguran tertulis hingga denda pengganti masker kepada pelanggar protokol kesehatan, Minggu (31/1/2021). 

Reporter : Didik Mashudi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Operasi Yustisi gabungan peneggakan protokol kesehatan (prokes) di Kota Kediri masih banyak menemukan para pelanggar yang tidak mematuhi prokes, Minggu (31/1/2021).

Kegiatan ini digelar di Jl Sudanco Supriyadi melibatkan sekitar 45 personil gabungan.

Tercatat ada 12 orang pelanggar yang terjaring karena tidak memakai masker. Rinciannya, satu orang dilakukan penindakan yustisi dan berkasnya dilimpahkan ke PN Kota Kediri.

Petugas juga menjatuhkan denda pengganti masker kepada 8 orang pelanggar prokes serta memberikan teguran tertulis kepada 3 pelanggar lainnya.

Sementara operasi gabungan berskala besar yang dilakukan petugas pada Sabtu (30/1/2021) malam masih menemukan pengelola angkringan, warung dan cafe yang tidak mematuhi Perwali Kota Kediri dan Surat Edaran Walikota Kediri.

Sesuai ketentuan, warung, angkringan dan cafe sudah harus tutup pada pukul 22.00 WIB. Namun masih banyak yang buka menjadi tempat nongkrong pembeli.

Sasaran operasi petugas sepanjang Jl Jaksa Agung Suprapto mendapati warung dan angkringan masih buka.
Sehingga petugas membubarkan pelanggan dan mengamankan KTP pengelonya. Beberapa barang milik warkop juga diamankan di Kantor Satpol-PP Kota Kediri.

Kondisi yang tidak jauh berbeda juga ditemukan di sepanjang Jl KH Ahmad Dahlan didapati pelanggaran di warung yang masih berjualan hingga tengah malam.

Baca juga: Seorang Anggota Pagar Nusa Tulungagung Dikeryok Belasan Orang, Perwakilan PN Datangi Polres

Baca juga: Gadis ABG di Kabupaten Mojokerto Nyaris Jadi Korban Rudapaksa, Untung Tidak Dibunuh

Baca juga: Kota Blitar Diterjang Angin Kencang, Tiga Rumah Tertimpa Pohon

"Petugas membubarkan pelanggan di sekitar warung dan mengamankan KTP pengelola warung," ungkap Nur Khamid, Sekretaris Satpol-PP Kota Kediri.

Razia dilanjutkan ke Jl Hassanudin, Jl Ahmad Yani, Jl Erlangga, Jl Joyoboyo, Jl Urip Sumoharjo dan Jl Kapten Tendean.
Petugas masih mendapati pengelola warung, angkringan dan cafe yang belum tutup.

Sehingga petugas membubarkan pelanggan yang bergerombol dan mengamankan KTP pengelolanya.
Malahan di salah satu angkringan di Jl Erlangga petugas menemukan dua botol miras.

"Warung sudah tutup namun untuk pelanggan masih berada di sekitar warung sehingga KTP pemilik warung diamankan," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Untuk memberikan efek jera, selain membubarkan pengunjung warung juga mengamankan sejumlah properti warung seperti tikar yang dipakai alas berjualan.

Pada kesempatan itu petugas juga kembali melakukan sosialisasi Perwali Kota Kediri dan Surat Edaran Walikota Kediri terkait Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved