Breaking News:

Pantau Mobilitas Angkutan Barang Keluar Masuk Pasar, Polisi Surabaya Beri Label Ratusan Mobil

Bekerjasama dengan DIshub Surabaya, Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar kegiatan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Diberi label - Petugas satlantas dan Dishub Kota Surabaya memberi label pada pengendara angkutan barang. 

Reporter: Samsul Arifin | Editor: Sudarma Adi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bekerjasama dengan DIshub Surabaya, Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar kegiatan memutus rantai penyebaran Covid-19

Kali ini, kegiatan ini difokuskan terhadap kendaraan umum dan angkutan barang. Kendaraan tersebut diberi label atau tagging. 

Disebutkan Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra bahwa pelabelan ini dilakukan pada sopir dan kendaraan angkutan barang komuter. 

Baca juga: Demo Besar-besaran Hari Ini, Dishub Surabaya Bakal Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Baca juga: Calon Penumpang Suroboyo Bus Wajib Jaga Jarak, Dishub Surabaya Sebar Stiker Imbauan di Halte

Baca juga: Dishub Surabaya Siapkan Thermal Detector di Terminal dan Suroboyo Bus

Angkutan barang yang diberi label ini terutama pengangkut kebutuhan pokok di dua pasar.

Dua pasar tersebut adalah Pasar Mangga Dua dan Keputran. 

"Mereka yang diberi label adalah yang sering mengantar bahan kebutuhan pokok ke Surabaya. Untuk memonitoring," terangnya, Minggu, (31/1/2021). 

Dengan pelabelan tersebut, pihaknya dapat mengetahui kendaraan yang keluar masuk Kota Surabaya

Terkait mobilitas, aktivitas, dan lokasi.

Untuk Pasar Keputran ada 142 angkutan barang dan sopir yang sudah dilabeli baik dengan name tag untuk sopir, maupun stiker di mobil mereka. 

"Lalu di Pasar Mangga Dua ada 23 kendaraan angkutan. Kami terus lakukan kontrol apabila ada kendaraan yang belum dilabeli,” imbuhnya.

Dari data, mereka ada yang dari Pasuruan, Sidoarjo, hingga Malang. Mereka mengaku setiap hari mengirim barang ke kedua pasar besar di Surabaya ini. 

"Kami juga tetap meminta mereka untuk tetap menerapkan prokes selama bekerja mengirim kebutuhan pokok ke pasar,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved