Breaking News:

Sukses Keripik Sari Kedelai Jadi Icon Baru Kediri, Owner Beber Kisah Sempat Bangkrut Gegara Pandemi

Cerita pria asal Desa Keraton gulung tikar terdampak pandemi. Kini bangkit kembangkan keripik sari kedelai, icon baru Kabupaten Kediri.

SURYA/FARID MUKARROM
Jangki Dausat, owner kripik sari kedelai asal Desa Keraton, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri . 

Reporter: Farid Mukarrom | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Saat masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ), semua aktivitas perekonomian masyarakat Indonesia terpuruk.

Hal itu pun dialami Jangki Dausat, pria asal Desa Keraton, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Ia mengalami kesulitan ekonomi saat masa pandemi, akibat tak bisa berjualan makanan frozen food (makanan beku) ke luar kota karena kebijakan PSBB.

Akibatnya, saat itu Jangki terpaksa menutup usahanya dan tak berjualan frozen food.

Baca juga: Kemenkes RI Apresiasi Mekanisme Vaksinasi Covid-19 di Surabaya, Sebut Layak Jadi Percontohan

Baca juga: Motor Serempet Pohon Lalu Terjun Masuk Sungai Desa Plosojenar, Pengemudi Umur 16 Meninggal di Tempat

Namun Jangki tak menyerah, hingga akhirnya ia bisa membuat produk makanan ringan yang saat ini menjadi icon baru Kabupaten Kediri.

Dibantu dengan istrinya, Jangki mencoba merintis usaha baru dengan berjualan keripik sari kedelai.

Hingga akhirnya produk keripik sari kedelai milik Jangki diminati banyak kalangan masyarakat di Kabupaten Kediri.

Tak hanya itu, kini Jangki Dausat bisa memperkerjakan ibu rumah tangga di sekitar rumahnya untuk buat olahan keripik sari kedelai.

Baca juga: Lamongan Terus Geber Operasi Yustisi Walau Tak Masuk PPKM Jilid 2, Optimis Selamat dari Covid-19

Baca juga: Ajak Mantap-mantap Pacarnya yang Masih SMP, Penjual Pisang Pucanglaban Terancam 15 Tahun Penjara

Halaman
12
Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved