Breaking News:

Virus Corona di Magetan

Angka Terpapar Covid-19 di Magetan Meningkat, Zona Merah, Tim Gabungan Satgas Perketat Razia Prokes

Warga terpapar Covid-19 di Magetan meningkat. Tim gabungan Satgas perketat razia protokol kesehatan (prokes), utamanya di fasilitas umum.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Hefty Suud
SURYA/DONI PRASETYO
Personil Kodim 0804, Polres, BPBD, Satpol PP, Dinkes dan Pemkab Magetan,  membawa spanduk bertuliskan imbauan, agar warga masyarakat disiplin protokol kesehatan (prokes). 

Reporter: Doni Prasetyo | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Jumlah warga terpapar virus CoronaCovid-19 ) di Kabupaten Magetan meningkat.

Menyikapi itu, Tim gabungan Satgas Covid-19 setempat memperketat razia protokol kesehatan (prokes), utamanya di fasilitas umum.

Diantaranya Terminal Maospati, pasar, lokasi Wisata Sarangan dan jalur perbatasan wilayah daerah di Cemorosewu, Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Baca juga: Warung dan Kafe di Tuban Tutup Jam 9 Saat PPKM, Boleh Lebih, Asal Hanya Layani Bungkus

Baca juga: Salah Tampil Tajam, Liverpool Libas West Ham United dan Pangkas Jarak dari Duo Manchester

Kendati razia prokes Covid-19 diperketat, namun tim Satgas tidak mengenakan sangsi denda, hanya teguran dan hukuman badan bagi pelanggar prokes sebagai efek jera.

Razia Prokes tim Satgas Covid-19 dipimpin Komandan Distrik Militer 0804 Magetan, Letkol Infantri Ismulyono Tri Widodo dan Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana menyebutkan, saat ini wilayah Kabupaten Magetan masuk zona merah bahaya Covid-19.

"Ini menjadi kewaspadaaan warga masyarakat, agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes) atau 5 M ( Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas),"kata Komandan Kodim Letkol Infantri Ismulyono Tri Widodo kepada TribunJatim.com, Minggu (31/1/2021).

Baca juga: Eri Cahyadi Beberkan Program untuk Keumatan di Surabaya, Sebut Terinspirasi dari Ketua Umum dan Kiai

Baca juga: PDIP Surabaya: Untuk Lewati Pandemi Covid-19, Kolaborasi Santri dan Nasionalis Menjadi Keharusan

Dikatakan Komadan Kodim 0804, data sebaran Covid-19 di Tingkat Nasional mencapai angka satu juta  orang. Angka itu menjadi tolok ukur tingkat sebaran.

"Angka sebaran secara nasional itu menjadi tolok ukur tingkat sebaran saai ini masih tinggi dan terus meluas,"kata Ismulyono Tri Widodo.

Dalam razia ini, lanjut Komandan Kodim, tim Satgas tidak mengenakan denda bagi pelanggar Prokes, hanya teguran dan sangsi badan, untuk memberi efek jera.

"Razia kali ini kami memberikan sosialisasi sekaligus merazia bagi warga masyarakat yang membandel tidak mentaati Standar Operasional Prosedur (SOP),"kata Ismulyono TW.

Menurut Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo, kegiatan ini dilakukan untuk kembali mendisiplinkan warga yang saat ini mulaimengabaikan keselamatannya.

"Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini tidak mengenakan sangsi denda, kalau warga bandel untuk memberi efek jera, kita beri sangsi badan,"pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved