Breaking News:

Saling Peduli dan Mendukung dalam Himpunan Janda Berkarya Asal Trenggalek

Para janda di Desa Sambirejo, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek punya cara yang menarik untuk saling mendukung satu sama lain.

istimewa
Para anggota komunitas Hijab ketika menggelar lapak sayur gratis bagi warga di Desa Sambirejo, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Para janda di Desa Sambirejo, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek punya cara yang menarik untuk saling mendukung satu sama lain.

Mereka bernaung dalam satu komunitas bernama Himpunan Janda Berkarya (Hijab). Lewat komunitas ini, para janda di desa itu saling menyemangati untuk bisa berkarya di tengah ketiadaan pasangan.

Komunitas Hijab pertama kali dicetuskan oleh Nur Hikmawati (52), warga setempat. Ia adalah Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di desa setempat.

Awalnya, Nur dan anggota PKBM berfokus untuk memberi layanan dasar dan pendidikan kepada para anak yatim di desanya.

“Waktu itu tahun 2015. Saya bersama teman-teman mengumpulkan anak-anak yatim. Sumber dana kami selain dari donatur juga dari berjualan majalah,” kata Nur kepada TribunJatim.com, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Tak akan Halangi Pemain yang Angkat Kaki, Manajemen Arema Cuma Titip Satu Hal: Menjamin Masa Depanmu

Baca juga: Jurgen Klopp Bicara Penyebab Adu Mulut Dengan James Milner Saat Liverpool Taklukan West Ham United

Baca juga: Pernikahan Tak Biasa Wanita dengan Ular Kobra, Dihadiri Ribuan Undangan, Jatuh Cinta Karena Susu

Setahun berjalan, usaha jual majalah sudah tak berjalan. Nur dan teman-temannya mencoba peluang lain. Salah satu yang tercetus saat itu adalah membuat usaha kue.

Untuk menjalankan usaha kue tersebut, Nur tak bisa berjalan sendiri. Selain para anggota PKBM, ia juga mengajak ibu dari para anak yatim yang dinaungi kelompok tersebut.

“Waktu pertama saya kumpulkan, mereka nangis. Cerita kehidupannya sejak ditinggal suami. Kebetulan, mayoritas anggota Hijab ini janda yang ditinggal meninggal oleh suaminya dan yang punya anak,” katanya kepada TribunJatim.com.

Nur tak ingat pasti berapa jumlah janda yang berkumpul saat itu.

Halaman
123
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved