Breaking News:

15 Rumah Warga Rusak dan Hewan Ternak Hanyut Diterjang Banjir Bandang di Bareng Jombang  

Puluhan rumah warga rusak parah diterjang banjir bandang di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ M Romadoni
Banjir bandang di Bareng, Jombang 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Puluhan rumah warga rusak parah diterjang banjir bandang di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.

Kejadian banjir bandang pada Senin (1/2/2021) malam tersebut merusak 15 rumah warga dan dua jembatan penghubung di Dusun/ Desa Banjaragung.

Penyebab banjir dari luapan air sungai Pakel yang berada di dekat permukiman penduduk di Desa Banjaragung.

Kepala Desa Banjaragung, Hasan Sulaiman menjelaskan sebanyak 36 rumah terdampak banjir di antaranya 15 rusak di dua dusun yaitu Dusun Banjarejo dan Dusun Banjaragung.

Baca juga: Hendak Nyalip dan Oleng, Bus di Lumajang Masuk Jurang Sedalam 20 Meter

"Berdasarkan pendataan sebanyak 36 rumah warga terdampak meliputi, 15 rumah rusak, tiga rumah rusak parah bahkan roboh," ungkapnya, Selasa (2/2/2021).

Menurut dia, dampak musibah banjir bandang juga mengakibatkan sebagian konstruksi jembatan rusak sehingga memutus akses penghubung antar desa setempat. Banyak hewan ternak dan perabotan rumah tangga milik warga hanyut terbawa banjir.

"Dua jembatan rusak warga mengeluh karena banyak perabotan rumah tangga yang hanyut diterjang banjir," terangnya.

Kasnan warga setempat mengatakan tembok rumahnya disisi timur ambrol akibat diterjang air banjir. Posisi rumahnya berada dekat di aliran Sungai Pakel sehingga paling parah terdampak banjir dengan ketinggian mencapai satu meter.

"Kejadian banjir itu setelah Magrib sekitar pukul 18.30 Wib yang awalnya merusak jembatan kemudian mengenai rumah," ujarnya.

Selain merusak tembok rumah, Kasnan juga kehilangan hewan ternak yang hanyut diterjang banjir. Dia bersama keluarga dan warga selamat saat banjir menerjang perkampungan penduduk.

"Ayam peliharaan saya hilang terkena banjir terpenting keluarga selamat," ucap Kasnan.

Sampai saat ini masyarakat bersama-sama  melakukan pembersihan puing-puing dan lumpur yang terbawa banjir masuk ke dalam rumahnya. Mereka juga membersihkan sampah ranting pohon yang menumpuk di bawah jembatan.

Sebagian warga terdampak banjir mengungsi ke rumah kerabat. Masyarakat cemas potensi adanya banjir susulan lantaran kondisi cuaca hujan masih mengguyur wilayah Kabupaten Jombang.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved