Breaking News:

Beraksi di Beberapa TKP, Polisi Pasuruan Ringkus DPO Kasus Curas dan Curat

Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengamankan satu dpo kasus pencurian pikap yang terjadi awal tahun 2020 silam

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Galih Lintartika
Tersangka kasus pencurian di Pasuruan 

Reporter: Galih Lintartika | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengamankan satu dpo kasus pencurian pikap yang terjadi awal tahun 2020 silam.

Selama setahun yang bersangkutan menghilang. Dia adalah Syaifullah (44) warga Dusun Gembyang, Desa Sungi Kulon, Kecamatan Pohjentrek, Pasuruan.

Tersangka diamankan di rumahnya pekan lalu. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan senjata tajam dan bom ikan atau bondet.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan, tersangka ini adalah dpo kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat).

Baca juga: Sebanyak 656 Nakes dan Dirut RSUD di Magetan Jalani Vaksin Sinovac

Terakhir, tahun lalu, kata Kapolres, ia bersama empat teman lainnya mencuri sebuah pikap milik warga, yakni Sunari, warga Purwodadi.

Satu orang sudah divonis, tiga masih dalam pengejaran. Sunari adalah salah satu dalang atau otak dalam kasus pencurian pikap milik Sunari tersebut.

"Perannya dia merencanakan, dan eskekutor di lapangan. Dia yang merusak kunci mobil pikap, dan mengendarai mobil curian tersebut," kata Kapolres, Selasa (2/2/2021).

Tak hanya itu, tersangka juga yang menjual mobil hasil curian itu. Dari pengakuannya, ia mendapat bagian Rp 2,5 juta.

Dia menjelaskan, setelah itu, yang bersangkutan melarikan diri. Pekan lalu, pihaknya mendapatkan informasi, jika yang bersangkutan pulang ke rumah.

"Kami langsung amankan dia di rumahnya, dan bawa ke Polres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan, sekaligus mempertanggung jawabkan perbuatannya," urainya.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan juga terlibat dalam beberapa kasus curat dan curas sepeda motor di beberapa tkp.

"Ini dia juga yang terlibat dalam kasus curas dan curat sepeda motor di beberapa tkp, dengan beberapa teman yang berbeda," papar dia.

Disampaikan Kapolres, tersangka juga pernah dipenjara dalam kasus penganiayaan. "Kasus tersangka ini sangat banyak sekali," tambah dia.

Ia menyebut, pihaknya sedang mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan, masih ada kasus lain yang juga melibatkan tersangka ini. (lih)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved