Breaking News:

Berkolaborasi, Wartegnoya dan Kopi Mantan Buka Gerai Baru dengan Konsep Berbeda

Wartegnoya dan Kopi Mantan kembali membuka gerai selanjutnya di kawasan Ngagel Jaya Selatan, Surabaya.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Yoni Iskandar
akira tandika/Surya
Salah satu menu terbaru yang ada di Wartegnoya yakni, Jumbo Chicken Tender Rice Bowl dengan sambal bawang. 

Reporter : Akira Tandika | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wartegnoya dan Kopi Mantan kembali membuka gerai selanjutnya di kawasan Jalan Ngagel Jaya Selatan, Surabaya.

Ini merupakan cabang kedua Wartegnoya dan ketujuh Kopi Mantan di Surabaya.

Co-Founder Kopi Mantan Indonesia Raymond Tjiadi mengatakan, pada pembukaan kali ini, kedua bisnis dari sister company itu menghadirkan konsep yang berbeda dari sebelumnya.

Misalnya saja Wartegnoya. Raymond mengaku, Wartegnoya mengalami perombakan besar-besaran dari konsep sebelumnya.

"Pada grand opening kedua ini, ada beberapa hal yang diperbarui. Di antaranya, varian menu dan harga yang ditawarkan," terang Raymond saat ditemui di Kopi Mantan 015 beberapa waktu lalu.

Selain itu, konsep penyajian juga mengalami perombakan. Saat ini, Wartegnoya berfokus pada kualitas bahan yang digunakan.

Baca juga: Dihujat Publik, Nia Ramadhani Cuek? Video Ngehost Depan Sandiaga Uno Trending: Untung Ada Raffi

Baca juga: Gus Baha : Kiai Kok Suruh Mikir Jalan, Filosofi Hidup Gus Baha

Baca juga: Demokrat : Figur di KSP Diduga Ingin Ambil Alih Kepemimpinan AHY Untuk Nyapres 2024

"Wartegnoya ini kan sebetulnya pakai konsep fast food. Karena kita bahannya nggak mengolah sendiri. Nah pada pembukaan kali ini, kami ingin merombak itu. Jadi betul-betul semuanya kami olah dan sediakan sendiri, supaya kualitasnya tetap terjaga," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Pada pembukaan cabang kali ini, Raymond mengaku agak ragu, karena berbarengan dengan adanya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Surabaya.

Namun, karena rencana ini sudah dibuat sejak lama, maka ia melakukan beberapa antisipasi.

"Antisipasinya tidak melayani dine-in. Hanya bisa take away dan dipesan secara online. Meski pada hari opening ada program membagikan 200 bowl nasi dari Wartegnoya, namun tetap kami kondisikan agar tidak berkerumun," tuturnya.

Sementara itu, untuk saat ini Wartegnoya telah menghadirkan sekira tujuh menu yang sudah bisa dinikmati.

"Yang pasti, perubahan konsep itu justru membuat harga menu di Wartegnoya lebih murah dari sebelumnya dan lebih berkualitas," tutup Raymond kepada TribunJatim.com.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved