BLT Subsidi Gaji Disetop, Bagaimana Nasib Karyawan Bergaji di Bawah Rp 5 Juta? Berikut Kata Menaker

Pemerintah tidak akan melanjutkan program pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji atau upah di 2021. Apa alasannya?

Instagram.com/@sahabatmbakida
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut anggaran BLT gaji kepada pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta tidak dianggarkan dalam APBN 2021. 

Editor: Ficca Ayu Saraswaty

TRIBUNJATIM.COM - Bantuan Langsung Tunai subsidi gaji karyawan disetop, sementara program bantuan lainnya tetap berlanjut.

Terkait kabar tersebut, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pun mengungkapkan alasannya.

Menurut Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, anggaran BLT gaji kepada pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta itu tidak dianggarkan dalam APBN 2021.

Hal itu disampaikan Ida Fauziyah kepada media seusai menyaksikan penandatanganan MoU antara Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan Ditjen Binalattas dengan mitra, asosiasi/industri di BBPLK Medan, Sabtu (30/1/2021).

"Kami masih menunggu, sementara memang di APBN 2021 belum atau tidak dialokasikan. Nanti, kami lihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya, tetapi memang tidak dialokasikan di APBN 2021," ujar Ida Fauziyah dalam rekaman yang dibagikan Biro Humas Kemenaker.

Baca juga: Isi Surat AHY ke Jokowi Soal Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko Sebut AHY Baper: Jangan Ganggu Istana

Baca juga: PDAM Jember Dapat Penghargaan Top CEO PDAM, Target Enam Ribu Saluran Baru di Tahun Ini

BLT subsidi gaji.
BLT subsidi gaji. (bsu.bpjamsostek.id)

Namun, Ida Fauziyah menuturkan sebagian program bantuan kepada pekerja terdampak pandemi Covid-19 tetap dilanjutkan tahun ini.

Meski tidak menyebutkan secara rinci program yang dimaksud, namun Ida Fauziyah mengatakan program itu tetap berjalan hingga kondisi perekonomian normal kembali.

Pasalnya, pandemi Covid-19 telah mengerek jumlah pengangguran menjadi 9,77 hingga Agustus 2020.

Oleh sebab itu, menurutnya dibutuhkan program-program pemerintah guna membantu pekerja yang kehilangan pekerjaannya.

"Program-program itu sebagian akan terus jalan sampai kondisinya kembali normal, memang diarahkan untuk menangani dampak pandemi Covid-19," jelasnya.

Baca juga: Kesadaran Masyarakat Sidoarjo Patuhi Prokes Covid-19 Menurun, Petugas Gelar Bagi-bagi Masker

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19 di Perkantoran, Forkopimda Kota Malang Sidak Kantor Instansi dan Restoran

Berdasarkan catatan Tribun, salah satu program bagi pekerja terdampak Covid-19 yang masih berlanjut di tahun ini adalah program Kartu Prakerja.

Meskipun dipastikan lanjut, namun hingga saat ini Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja belum membuka pendaftaran gelombang 12.

Terkait dengan BLT subsidi gaji, pencairannya sendiri belum mencapai 100 persen pada Januari lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved