Breaking News:

Diguyur Hujan Deras, Jalanan di Kota Kediri Digenangi Air, Sejumlah Motor yang Nekat Menerobos Mogok

Akibat diguyur hujan lebat, jalanan di Kota Kediri digenangi air, sejumlah motor yang nekat menerobos mogok.

TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
Hujan deras membuat genangan air di sepanjang Jalan Patimura Kota Kediri menjadi sarana mainan anak-anak, Selasa (2/2/2021). 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Kediri telah mengakibatkan genangan air di sejumlah titik jalan, Selasa (2/2/2021).

Beberapa jalanan yang menjadi langganan genangan air di antaranya, Jalan Patimura.

Di sana, air terlihat menggenangi jalan dengan ketinggian 20-30 cm.

Malahan anak-anak memanfaatkan genangan air yang meluber di jalanan untuk bermain arus menggunakan ban dalam bekas.

Genangan air juga terlihat di Jalan Hasanudin timur rel kereta api.

Baca juga: Kabupaten Kediri Terapkan PPKM Jilid Kedua, Sekretaris Gugus Tugas: Masyarakat Harus Patuhi Prokes

Baca juga: Polisi Bagikan 2.000 Masker pada Pedagang dan Pengunjung Pasar Tradisional Kota Blitar

Di sana, terlihat genangan dengan ketinggian 20 cm. Sejumlah sepeda motor yang nekat menerobos genangan air mogok.

Genangan air juga terlihat di Jalan Joyoboyo, Jalan Kilisuci dan Perempatan Reco Pentung.

Dampak genangan air ini membuat arus lalu lintas menjadi padat merayap.

Sementara di kawasan barat Sungai Brantas, genangan juga terjadi di Jalan Veteran, Jalan Wahid Hasyim dan Kelurahan Ngampel.

Baca juga: PPKM di Ponorogo Berjalan Lebih dari Sepekan, Bupati: Efektivitas Pembatasan Kegiatan 60-70 Persen

Baca juga: e-Retribusi Diberlakukan di Pasar Panjerejo Tulungagung, 31 Pasar Lain Akan Menyusul

Namun begitu hujan reda, genangan air segera surut dan menjadi normal kembali.

Kasi Pembangunan dan Rehabilitasi Kebinamargaan Dinas PUPR Kota Kediri, Sunarto, saat dikonfirmasi menjelaskan, dari hasil pengecekan, tidak ada saluran air yang tersumbat.

Genangan di sejumlah titik jalan diakibatkan hujan lebat di dalam kota dan di luar Kota Kediri, sehingga Sungai Kresek yang menjadi sungai pembuang ke Sungai Brantas menjadi penuh.

Akibat meluapnya Sungai Kresek, air yang dari wilayah Kota Kediri mengalami antrean.

Baca juga: Penyerahan Kunci Pasar Ngunut Tulungagung Batal, Pedagang Tolak Pembagian Los, Sebut Terlalu Sempit

Baca juga: Tanggapi Isu Kudeta Partai Demokrat, Wali Kota Malang: Kudeta Itu Tidak Memiliki Etika

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved