Breaking News:

Jorge Lorenzo Terkejut Yamaha Lepas Valentino Rossi ke Tim Satelit

Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, mengaku terkejut dengan keputusan Yamaha memilih melepas pembalap senior , Valentino Rossi ke tim satelit

TWITTER.COM/MOTOGP
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (kiri), mendengarkan saran dari Jorge Lorenzo saat tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 8 Februari 2020. 

Editor : Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM - Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, mengaku terkejut dengan keputusan Yamaha memilih melepas pembalap senior mereka, Valentino Rossi ke tim satelit.

Seperti diketahui Valentino Rossi telah mengambil pilihan mengejutkan karena bergabung dengan tim satelit Petronas Yamaha SRT pada MotoGP 2021.

Pilihan ini diambil pembalap asal Italia itu menyusul keputusan Yamaha yang lebih memilih mempertahankan Maverick Vinales bersama rekrutan baru, Fabio Quartataro.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi kali pertama Valentino Rossi turun kasta ke tim satelit setelah 15 musim memperkuat tim pabrikan Yamaha di MotoGP.

Baca juga: Pembalap Repsol Honda Marc Marquez Dapat Tudingan Berbohong Soal Penyebab Cederanya

Jorge Lorenzo juga tidak memprediksi Yamaha bakal merelakan pembalap paling pengalaman mereka ke tim satelit.

"Saya tidak menyangka keputusan ini akan diambil. Melihat Valentino Rossi membalap di luar tim pabrikan, tidak pernah terpikir oleh saya," ujar Lorenzo, dikutip TribunJatim dari BolaSport.com melansir dari Motorsport-Total.

Meski demikian, pemenang tiga gelar juara MotoGP itu menilai Valentino Rossi tidak akan mengalami perubahan berarti meski berada di tim satelit.

Fakta bahwa duo Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, mampu menyangi pencapaian Rossi dan Vinales menjadi alasan Lorenzo.

"Kita telah melihat Quartararo dan Morbidelli meraih hasil yang sama, terkadang lebih baik dari pembalap pabrikan," ucap Lorenzo menambahkan.

"Jadi saya pikir Valentino juga bisa melakukannya," tambahnya.

Yamaha sejatinya tidak menelantarkan Rossi begitu saja. Selain masih memberi kontrak pabrikan dengan Rossi, Yamaha juga menyediakan dukungan teknis penuh termasuk motor teranyar YZR-M1.

Di sisi lain, Lorenzo tidak melihat adanya keanehan dari keputusan Yamaha untuk lebih memilih Quartararo daripada Rossi.

"Yamaha harus melihat ke depan dan itulah kenapa mereka memilih pembalap muda, sama seperti saya sebelumnya," tutur Lorenzo menjelaskan.

"Sekarang Valentino sudah berusia 41 tahun, Yamaha dan pabrikan lain harus melihat ke depan dan masa depan menjadi milik rider muda, dalam kasus ini Quartararo," tandasnya.

Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved