Breaking News:

Perum Damri Tak Lagi Layani Trayek Jember-Bondowoso-Ijen Mulai Akhir Januari 2021

Perum Damri untuk sementara tidak lagi melayani pengangkutan penumpang trayek Jember-Bondowoso-Ijen mulai akhir Januari 2021 ini.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DANENDRA KUSUMA
Bus Damri trayek Jember-Bondowoso-Ijen, Senin (18/1/2021). 

Reporter: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Perum Damri untuk sementara tidak lagi melayani pengangkutan penumpang trayek Jember-Bondowoso-Ijen mulai akhir Januari 2021.

Hal itu dikarenakan ada pengurangan anggaran dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kebijakan tersebut diterapkan untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 (virus Corona).

"Mulai tanggal 23 Januari 2021, armada kami tarik ke Banyuwangi. Itu berkaitan adanya kebijakan pengurangan anggaran. Walhasil, mau tak mau trayek Jember-Bondowoso-Ijen hampir dipastikan tidak dilayani dulu," kata GM Damri Banyuwangi, Resta Mahardhika, Selasa (2/2/2021).

Damri Banyuwangi melayani trayek Banyuwangi-Ijen, Banyuwangi-Pulau Merah, dan juga Jember-Bondowoso-Ijen.

Baca juga: Bupati Bondowoso dan Sejumlah Pejabat Tak Lolos Jadi Penerima Vaksin Covid-19 Sinovac

Baca juga: e-Retribusi Diberlakukan di Pasar Panjerejo Tulungagung, 31 Pasar Lain Akan Menyusul

Ada efisiensi jumlah armada, utamanya untuk trayek Banyuwangi-Ijen dan Banyuwangi-Pulau Merah.

"Jumlah armada turut dikurangi. Seperti, trayek Banyuwangi-Ijen yang seharusnya 2 unit armada yang beroperasi, kini hanya 1 unit," ujarnya.

Ia memastikan, pihaknya bakal tetap mendukung perjalanan menuju kawasan Ijen via Banyuwangi.

"Ini juga terkait anggaran operasional, jarak trayek Jember-Bondowoso-Ijen cukup jauh 130 KM. Sedangkan trayek Banyuwangi-Ijen sekitar 43 KM, tak terlalu panjang. Kami tetap support melalui trayek Banyuwangi-Ijen," jelasnya.

Baca juga: Shelter Penanganan Covid-19 IKM Tambakbayan Ponorogo Akan Diresmikan, 72 Tempat Tidur Siap Ditempati

Baca juga: Polisi Bagikan 2.000 Masker pada Pedagang dan Pengunjung Pasar Tradisional Kota Blitar

Kendati begitu, apabila ada kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) jilid II, bukan tidak mungkin trayek Jember-Bondowoso-Ijen bakal dibuka kembali tahun ini.

"Kalau tidak ada program tersebut tahun ini, kami akan melayani trayek Jember-Bondowoso-Ijen kembali pada 2022," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved